
Hamas tawarkan bebaskan seluruh sandera di Gaza di bawah kesepakatan gencatan senjata komprehensif

Asap membubung pascaserangan udara Israel di kamp pengungsi Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 27 Mei 2025. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Hamas telah mengajukan kesepakatan komprehensif untuk membebaskan semua sandera Israel yang ditahan di Gaza sebagai imbalan atas penghentian konflik dan penarikan penuh pasukan Israel dari daerah kantong pesisir itu.
Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata Hamas, pada Jumat (18/7) mengatakan bahwa Hamas telah mengajukan kesepakatan komprehensif untuk membebaskan semua sandera Israel yang ditahan di Gaza sebagai imbalan atas penghentian konflik dan penarikan penuh pasukan Israel dari daerah kantong pesisir itu.Dalam sebuah pidato yang disiarkan di televisi, Abu Obeida, juru bicara Brigade al-Qassam, mengatakan bahwa gerakan tersebut telah mengajukan tawaran itu beberapa kali dalam beberapa bulan terakhir, namun pemerintah Israel "menolak usulan tersebut."Obeida menuduh Israel telah melanggar perjanjian gencatan senjata sebelumnya dan melanjutkan serangan militer di Gaza selama empat bulan terakhir.
Seorang anak laki-laki Palestina terlihat memanggul baskom berisi makanan gratis dari sebuah pusat distribusi makanan di Gaza City pada 22 Mei 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah India larang pembangunan swasta saat New Delhi diselimuti kabut asap
Indonesia
•
05 Dec 2022

Cendekiawan dan tokoh agama Islam dunia kunjungi Xinjiang, China
Indonesia
•
15 Jan 2023

Eksekusi dan kekerasan seksual di El Fasher, Sudan, terus berlanjut
Indonesia
•
05 Nov 2025

Angka kematian akibat gelombang panas di Australia berpotensi capai 6.000 jiwa per tahun pada 2100
Indonesia
•
07 May 2026


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
