
Presiden China gelar pembicaraan dengan Presiden Prancis di Beijing

Presiden China Xi Jinping menggelar upacara penyambutan untuk Presiden Prancis Emmanuel Macron di lapangan yang berada di luar gerbang timur Balai Agung Rakyat jelang pembicaraan mereka di Beijing, ibu kota China, pada 6 April 2023. Xi mengadakan pembicaraan dengan Macron di Beijing pada Kamis (6/4). (Xinhua/Xie Huanchi)
Hubungan bilateral China-Prancis mempertahankan momentum pertumbuhan yang positif dan sehat meskipun lanskap internasional berubah-ubah dan tidak stabil.
Beijing, China (Xinhua) – Presiden China Xi Jinping mengadakan pembicaraan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Beijing pada Kamis (6/4).Xi menyambut kunjungan kenegaraan Macron ke China setelah selang waktu lebih dari tiga tahun. Dia mengatakan bahwa selama lebih dari tiga tahun terakhir, meskipun lanskap internasional berubah-ubah dan tidak stabil, China dan Prancis bekerja sama untuk mempertahankan momentum pertumbuhan yang positif dan sehat dalam hubungan bilateral mereka.Xi mengatakan kedua belah pihak menjaga komunikasi strategis dengan frekuensi dan kualitas yang tinggi baik secara daring maupun luring, saling mendukung dalam upaya memerangi COVID-19, serta mencatat pertumbuhan yang kuat dalam perdagangan bilateral dan hasil penting dari kerja sama di bidang kedirgantaraan, penerbangan, pertanian, pangan, maupun bidang lainnya.Kedua negara juga melakukan komunikasi dan koordinasi yang erat mengenai berbagai isu, seperti perubahan iklim, keanekaragaman hayati, dan pembangunan Afrika, imbuh Xi.Memperhatikan bahwa dunia saat ini sedang mengalami transformasi besar yang bersejarah, Xi mengatakan China dan Prancis merupakan anggota tetap Dewan Keamanan PBB dan negara-negara besar dengan tradisi mandiri."China dan Prancis adalah pendukung kuat untuk dunia multikutub dan demokrasi yang lebih besar dalam hubungan internasional. Keduanya memiliki kemampuan dan tanggung jawab untuk mengatasi perbedaan dan hambatan, menjaga arah pokok dari kemitraan strategis komprehensif yang stabil, saling menguntungkan, giat, dan dinamis, serta mempraktikkan multilateralisme sejati demi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran global," kata Xi.Mencatat bahwa kunjungan Presiden Macron ke China ini menjadi kunjungan pertama oleh seorang kepala negara Eropa setelah dibukanya kembali pertukaran China dengan dunia secara penuh dan penutupan yang sukses dari sidang 'Dua Sesi' China, Xi mengatakan kunjungan tersebut akan menyuntikkan momentum baru dan membawa vitalitas baru bagi hubungan China-Eropa.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Israel setujui rencana perluasan permukiman di Dataran Tinggi Golan yang diduduki
Indonesia
•
16 Dec 2024

Masjidil Haram siap terima jamaah umroh dari luar negeri
Indonesia
•
09 Aug 2021

As-Sudais: Serangan ladang minyak Asy-Syaibah tunjukkan niat buruk teroris
Indonesia
•
18 Aug 2019

Iran klaim serang pangkalan militer AS di Yordania, Bahrain, dan Kuwait sebagai aksi balasan
Indonesia
•
13 Jul 2026


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
