
Ikan sturjen yang terancam punah terlihat di hulu Sungai Yangtze

Foto yang diabadikan pada 25 Februari 2022 ini menunjukkan sejumlah ikan sturjen Yangtze di basis penangkaran ikan langka di Waduk Tiga Ngarai di Chongqing, China barat daya. (Xinhua/Tang Yi)
Ikan sturjen Yangtze, yang juga dikenal sebagai ikan sturjen Dabry, merupakan salah satu vertebrata tertua di Bumi.
Kunming, China (Xinhua/Indonesia Window) – Ikan sturjen (sturgeon) Yangtze, spesies terancam punah yang berada di bawah perlindungan nasional kelas satu di China, terlihat di bagian hulu Sungai Yangtze di Provinsi Yunnan, China barat daya, ungkap otoritas pertanian setempat pada Selasa (20/8).Foto-foto ikan langka itu berhasil diabadikan baru-baru ini oleh para penggemar fotografi di sungai tersebut."Video itu menunjukkan bahwa ikan sturjen Yangtze hidup berdampingan secara harmonis dengan ikan lainnya, menyoroti dampak positif larangan penangkapan ikan yang komprehensif di area tersebut," ujar Luo Xingguo, kepala dinas penangkapan ikan yang dinaungi biro pertanian dan urusan pedesaan Kota Shuifu.Kota itu telah memantau 62 spesies ikan sejak 2023, termasuk beberapa spesies ikan langka, menunjukkan bahwa keanekaragaman ikan langka dan endemik terus meningkat di daerah tersebut, imbuh Luo.Ikan sturgeon Yangtze kehilangan kemampuan alaminya untuk bereproduksi di alam liar sejak tahun 2000 yang antara lain disebabkan oleh aktivitas penangkapan ikan yang berlebihan dan pencemaran air. Spesies tersebut dinyatakan punah di alam liar oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam (International Union for Conservation of Nature/IUCN) pada Juli tahun lalu.
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan <em>drone</em> pada 19 Juni 2024 ini menunjukkan pemandangan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Baihetan di China barat daya. Terletak di Sungai Jinsha, hulu Sungai Yangtze di perbatasan Provinsi Sichuan dan Provinsi Yunnan, PLTA Baihetan memiliki total kapasitas terpasang sebesar 16 juta kilowatt, terbesar kedua setelah proyek Bendungan Tiga Ngarai. (Xinhua/Hu Chao)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Spesies serangga baru Sulawesi bernama Asterix
Indonesia
•
19 Sep 2019

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026

Nvidia dan OpenAI bekerja sama dengan UEA dalam proyek ambisius pusat data AI ‘Stargate’
Indonesia
•
26 May 2025

Menuju era 6G: Peneliti China ciptakan sistem internet super cepat, tembus 512 Gbps
Indonesia
•
22 Feb 2026


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
