Ilmuwan China ciptakan cip serat sehalus benang di shanghai

Foto yang diabadikan pada 19 Januari 2026 ini menunjukkan 'cip serat' di Universitas Fudan di Shanghai, China timur. (Xinhua/Liu Ying)

Cip serat lentur dan menyerupai benang, dapat ditenunkan ke dalam kain, membuka peluang untuk pakaian yang dapat berfungsi sebagai layar interaktif, implan otak canggih yang mampu memproses sinyal secara internal, serta sensasi sentuhan realitas virtual (virtual reality/VR) yang sangat realistis.

 

Shanghai, China (Xinhua/Indonesia Window) – Para ilmuwan di China berhasil menciptakan ‘cip serat’ yang lentur dan menyerupai benang, yang dapat ditenunkan ke dalam kain. Terobosan ini membuka peluang untuk pakaian yang dapat berfungsi sebagai layar interaktif, implan otak canggih yang mampu memproses sinyal secara internal, serta sensasi sentuhan realitas virtual (virtual reality/VR) yang sangat realistis.

Peneliti dari Universitas Fudan di Shanghai, China timur, berhasil mengintegrasikan sirkuit terpadu yang berfungsi, dengan menggabungkan kemampuan pemrosesan, memori, dan sinyal, langsung ke dalam serat polimer elastis tunggal yang lebih tipis dari rambut manusia.

Seorang peneliti memperlihatkan 'cip serat' yang digulung serta sarung tangan taktil pintar yang dibuat dengan menenunkan cip tersebut ke dalam tekstil di Universitas Fudan, Shanghai, China timur, pada 19 Januari 2026. (Xinhua/Liu Ying)

Terobosan yang dipublikasikan dalam jurnal Nature pada Kamis (22/1) tersebut mengatasi keterbatasan bentuk cip silikon tradisional yang kaku dan rata.

"Tubuh manusia tersusun atas jaringan lunak, sehingga bidang-bidang baru seperti antarmuka otak-komputer di masa depan membutuhkan sistem elektronik yang lunak dan selaras," kata Peng Huisheng, yang memimpin penelitian ini. Timnya telah menghabiskan lebih dari satu dekade mengembangkan serat fungsional untuk pencahayaan, tampilan (display), dan daya. 

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait