
China rilis indeks untuk dorong inovasi institusional di Zona Perdagangan Bebas percontohan

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 27 Maret 2024 ini menunjukkan sebuah lokasi konstruksi di kawasan baru Lingang di Zona Perdagangan Bebas Percontohan (Shanghai) China di Shanghai, China timur. (Xinhua/Zhang Jiaxing)
Indeks inovasi institusional dari berbagai FTZ percontohan di China yang dipublikasikan oleh Universitas Sun Yat-sen menempatkan FTZ percontohan Qianhai di Shenzhen, FTZ Kawasan Baru Pudong di Shanghai, dan FTZ Distrik Nansha di Guangzhou pada tiga posisi teratas.
Guangzhou, China (Xinhua/Indonesia Window) – Zona Perdagangan Bebas (Free Trade Zone/FTZ) percontohan di Shanghai, China timur, dan Provinsi Guangdong, China selatan, mendapatkan pengakuan dalam sebuah indeks yang dipublikasikan pada Selasa (16/7) berkat upaya kedua FTZ tersebut untuk memajukan inovasi institusional.Indeks inovasi institusional dari berbagai FTZ percontohan di China yang dipublikasikan oleh Universitas Sun Yat-sen menempatkan FTZ percontohan Qianhai di Shenzhen, FTZ Kawasan Baru Pudong di Shanghai, dan FTZ Distrik Nansha di Guangzhou pada tiga posisi teratas.Fu Zhengping, kepala institut FTZ di bawah Universitas Sun Yat-sen, mengatakan bahwa indeks tersebut, yang telah dirilis selama sembilan tahun berturut-turut, melakukan penilaian dan investigasi berdasarkan lima bidang utama, yakni fasilitasi perdagangan, liberalisasi investasi, revolusi dan inovasi keuangan, transformasi fungsi pemerintahan, dan lingkungan berbasis hukum.Indeks itu bertujuan untuk memberikan pendapat dan saran yang konstruktif bagi arah dan implementasi kebijakan inovasi institusional di FTZ percontohan.Indeks tahun ini juga mencakup indikator tambahan yang berfokus pada ekonomi digital, keterbukaan institusional, pembangunan hijau, serta bidang-bidang lainnya. FTZ di Tianjin, Beijing, Chongqing, Kawasan Baru Lin'gang di Shanghai, Xiamen di Provinsi Fujian, Chengdu di Provinsi Sichuan, dan Hengqin di Provinsi Guangdong menggenapi posisi 10 teratas.China mendirikan FTZ percontohan pertamanya di Shanghai pada 2013, dengan misi utama untuk menguji coba reformasi transformatif dalam fungsi pemerintahan, sistem keuangan, layanan perdagangan, investasi asing, serta perpajakan China, maupun kebijakan-kebijakan percontohan yang nantinya dapat diterapkan di seluruh negara tersebut.Hingga saat ini, China telah mendirikan 22 FTZ percontohan, yang telah mencatatkan kesuksesan praktik pada 349 kasus inovasi dalam reformasi institusional yang dipromosikan di tingkat nasional, papar Kementerian Perdagangan China.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden ECB sebut ekonomi zona euro kemungkinan masih lemah hingga akhir tahun
Indonesia
•
29 Nov 2023

Badan Energi Internasional luncurkan “World Energy Investment” 2020 khusus Indonesia
Indonesia
•
04 Aug 2020

Feature – Tren ‘China Travel’ hapus stigma dan jembatani budaya
Indonesia
•
01 Aug 2024

Wawancara – Perusahaan Jerman siap masuki pasar China dengan produk disesuaikan
Indonesia
•
17 Apr 2023


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
