
Induk panda raksasa liar dan anaknya tertangkap kamera di China barat daya

Foto yang diabadikan dengan kamera inframerah pada 26 Mei 2022 ini menunjukkan seekor panda raksasa liar di area Tangjiahe di Taman Nasional Panda Raksasa di Provinsi Sichuan, China barat daya. (Xinhua/Area Tangjiahe Taman Nasional Panda Raksasa)
Seekor induk panda raksasa liar tertangkap kamera inframerah, terlihat sedang berjalan-jalan di hutan yang ada di Cagar Alam Nasional Tangjiahe, dengan mata yang waspada mengamati sekeliling area tersebut, diikuti oleh seekor anak panda yang jatuh tersandung kamera.
Chengdu, China (Xinhua) – Sejumlah kamera inframerah yang dipasang di sebuah cagar alam di Provinsi Sichuan, China barat daya, merekam video seekor induk panda raksasa liar dan anaknya, pemandangan langka bagi spesies yang biasa hidup menyendiri ini.Cuplikan video itu menunjukkan seekor panda dewasa sedang berjalan-jalan di hutan yang ada di Cagar Alam Nasional Tangjiahe, dengan mata yang waspada mengamati sekeliling area tersebut. Dia diikuti oleh seekor anak panda yang jatuh tersandung kamera.Staf cagar alam baru-baru ini menemukan video tersebut saat sedang memeriksa informasi yang dikumpulkan oleh kamera-kameranya pada kuartal keempat tahun ini."Anak panda itu diperkirakan berusia sekitar 1 tahun. Musim dingin ini mungkin menjadi musim dingin terakhir yang dia habiskan bersama induknya," kata Huang Yan, seorang pakar dari Pusat Penelitian dan Konservasi Panda Raksasa China.Para pakar menyebutkan bahwa anak panda raksasa liar biasanya dibesarkan oleh induknya, kemudian meninggalkan induknya untuk hidup mandiri setelah berusia dua tahun.Kamera-kamera tersebut berhasil mengabadikan beberapa cuplikan video dan gambar panda-panda raksasa di area itu pada tahun ini, yang menunjukkan peningkatan populasi spesies tersebut di cagar alam itu.Terletak di wilayah Qingchuan, cagar alam Tangjiahe memiliki luas sekitar 40.000 hektare dan merupakan bagian dari Taman Nasional Panda Raksasa. Cagar alam ini adalah cagar alam komprehensif yang didedikasikan untuk melindungi panda raksasa dan habitatnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi: Kebocoran nuklir Fukushima pengaruhi seluruh Samudra Pasifik selama 10 tahun
Indonesia
•
02 Dec 2021

Populasi macan tutul salju di Qinghai China diperkirakan capai 1.200 ekor
Indonesia
•
25 Aug 2022

Ilmuwan China berhasil biakkan domba unggul melalui penyuntingan gen
Indonesia
•
13 Aug 2022

Peneliti China kembangkan metode rehabilitasi stroke berbasis VR
Indonesia
•
02 Aug 2023


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
