
Industri keuangan Hong Kong punya peluang masa depan yang besar

Orang-orang menikmati pemandangan di Hong Kong, China selatan, pada 11 Juni 2020. (Xinhua/Li Gang)
Pasar keuangan Hong Kong masih menonjol dalam banyak aspek dan memiliki keunggulan komparatif yang kuat, kata sekretaris keuangan pemerintah Special Administrative Region (SAR) Hong Kong, seraya menambahkan bahwa pemerintah setempat saat ini sedang mengadopsi model pembangunan yang lebih proaktif, yang akan menciptakan ruang dan keuntungan pengembangan baru bagi Hong Kong.
Hong Kong (Xinhua) – Hong Kong memiliki peluang besar untuk pengembangan di masa depan sebagai pusat keuangan internasional, kata Paul Chan, yang menjabat sebagai sekretaris keuangan pemerintah Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Hong Kong di China.Hong Kong memiliki keunggulan dari segi "kualitas" dan "kuantitas" untuk menjadi pelopor dan pasar yang maju, kata Chan dalam sebuah unggahan blog pada Ahad (9/10).Dibandingkan dengan pusat keuangan internasional lainnya, keunggulan utama dan terbesar Hong Kong adalah posisinya sebagai pusat keuangan internasional utama China yang berperan sebagai "penghubung super" di bawah prinsip "satu negara, dua sistem," ujarnya.Dia menuturkan bahwa kekuatan institusional dari prinsip "satu negara, dua sistem" memberikan posisi dan keuntungan yang unik kepada Hong Kong, karena Undang-Undang Dasar SAR Hong Kong melindungi arus bebas modal ke dan dari Hong Kong serta status hukum dolar Hong Kong.Sistem nilai tukar terhubung (linked exchange rate system) yang transparan, stabil, dan efisien bertindak sebagai tulang punggung stabilitas moneter dan keuangan Hong Kong, ungkap Chan.Pasar keuangan Hong Kong masih menonjol dalam banyak aspek dan memiliki keunggulan komparatif yang kuat, katanya, seraya menambahkan bahwa pemerintah SAR Hong Kong saat ini sedang mengadopsi model pembangunan yang lebih proaktif, yang akan menciptakan ruang dan keuntungan pengembangan baru bagi Hong Kong.Perekonomian China menunjukkan tren positif, dan pembangunan negara yang stabil serta makmur merupakan dukungan paling kuat bagi pembangunan masa depan Hong Kong, ujar Chan.Perekonomian global saat ini mengalami pergeseran gravitasi dari Barat ke Timur, dan persentase Asia dalam perekonomian dunia melampaui 40 persen, kata Chan, seraya menyebutkan bahwa masa depan Asia akan lebih signifikan dalam peta ekonomi dunia.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China catat lonjakan perjalanan masuk dan keluar negeri
Indonesia
•
09 Mar 2023

Bandara dataran tinggi pertama di Xinjiang resmi beroperasi
Indonesia
•
24 Dec 2022

Arus modal asing keluar Indonesia mencapai 0,75 miliar dolar AS
Indonesia
•
17 Sep 2020

Eco-Trade Afrika ke-4 capai kesepakatan senilai lebih dari 48,3 miliar dolar
Indonesia
•
11 Sep 2025


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
