
China umumkan sederet langkah untuk dukung produksi penyimpanan energi tipe baru

Foto yang diabadikan pada 26 November 2024 ini menunjukkan berbagai produk baterai litium di stan Gotion di Pameran Rantai Pasokan Internasional China (China International Supply Chain Expo/CISCE) kedua di Beijing, ibu kota China. (Xinhua/Zhang Chenlin)
Industri produksi penyimpanan energi tipe baru mengacu pada sektor yang memproduksi penyimpanan energi, pemrosesan informasi, kontrol keamanan, dan produk lain yang berkaitan dengan metode penyimpanan energi baru.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Otoritas China pada Senin (17/2) mengumumkan sederet langkah untuk mendukung sektor produksi penyimpanan energi tipe baru sebagai bagian dari upaya mempercepat pengembangan industri yang sedang berkembang (emerging) dan sistem industri modern di negara itu.Menurut rencana aksi yang diterbitkan bersama oleh Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China dan tujuh lembaga pemerintah lainnya, industri produksi penyimpanan energi tipe baru mengacu pada sektor yang memproduksi penyimpanan energi, pemrosesan informasi, kontrol keamanan, dan produk lain yang berkaitan dengan metode penyimpanan energi baru.Per 2027 nanti, sektor tersebut diharapkan dapat menunjukkan keunggulan kompetitif internasional di seluruh rantai produksi, dengan lebih banyak perusahaan terkemuka, peningkatan signifikan dalam kemampuan inovasi industri, dan daya saing secara keseluruhan sembari mencapai kemajuan dalam pembangunan kelas atas, cerdas, dan ramah lingkungan, papar rencana aksi itu.Menurut dokumen tersebut, China akan meluncurkan sejumlah inisiatif untuk meningkatkan inovasi teknologi di sektor penyimpanan energi tipe baru. Inisiatif-inisiatif ini akan mencakup langkah-langkah untuk mempercepat penyempurnaan teknologi yang sudah matang seperti baterai litium dan mendukung inovasi teknologi disruptif.Negara itu juga akan mendorong pengembangan industri yang terkoordinasi. Berbagai upaya harus dilakukan untuk memperkuat pemantauan dan peringatan dini terkait kapasitas produksi baterai litium, mencegah investasi yang sembrono, dan menjaga dari risiko pengembangan yang tidak teratur.Dokumen tersebut menggarisbawahi pentingnya mendukung perusahaan hulu dan hilir di sektor produksi penyimpanan energi tipe baru untuk mengoptimalkan struktur konsumsi energi mereka, meningkatkan efisiensi pemanfaatan energi, dan memperluas proporsi energi terbarukan dalam proses manufaktur.Berbagai upaya akan dilakukan untuk mempromosikan penerapan teknologi informasi generasi baru seperti blockchain, mahadata (big data), kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dan 5G di sektor produksi penyimpanan energi tipe baru, menurut dokumen tersebut.Untuk meningkatkan kerja sama internasional di sektor penyimpanan energi tipe baru, China akan berusaha memasukkan kolaborasi di bidang ini ke dalam mekanisme dan kerangka kerja sama internasional seperti Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road Initiative/BRI) dan BRICS serta mendorong kerja sama yang saling menguntungkan dalam rantai industri dan pasokan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Tim ilmuwan China capai kemajuan dalam penelitian baterai logam lithium
Indonesia
•
15 Jan 2025

Tim peneliti China ungkap rahasia di balik organ cahaya pada kunang-kunang dewasa
Indonesia
•
12 Mar 2024

Ilmuwan rekomendasikan strategi pengobatan berpresisi untuk karsinoma nasofaring
Indonesia
•
18 Apr 2026

Suhu lautan capai rekor tertinggi, tingkatkan kekhawatiran soal perubahan iklim
Indonesia
•
12 Jan 2025


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
