
PM Inggris umumkan kesepakatan baru senilai 1,6 miliar poundsterling bagi Ukraina untuk beli rudal

Foto yang diabadikan pada 15 Agustus 2024 ini menunjukkan sebuah tank Ukraina yang hancur dalam serangan Rusia di Toretsk. (Xinhua/Peter Druk)
Inggris akan mengizinkan Ukraina menggunakan pendanaan ekspor Inggris senilai 1,6 miliar poundsterling untuk membeli lebih dari 5.000 rudal pertahanan udara.
London, Inggris (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer pada Ahad (2/3) mengumumkan bahwa Inggris akan mengizinkan Ukraina menggunakan pendanaan ekspor Inggris senilai 1,6 miliar poundsterling untuk membeli lebih dari 5.000 rudal pertahanan udara.*1 poundsterling Inggris = 20.865 rupiah"Ini akan sangat penting untuk melindungi infrastruktur vital dan memperkuat Ukraina," kata Starmer dalam konferensi pers setelah sebuah konferensi tingkat tinggi (KTT) dengan para pemimpin Barat di London.Tujuannya adalah "untuk menempatkan Ukraina di posisi terkuat" agar negara tersebut dapat bernegosiasi dari posisi yang kuat, imbuhnya.Para pemimpin Barat, termasuk lebih dari belasan kepala negara Eropa dan PM Kanada Justin Trudeau, berkumpul di London pada Ahad guna menghadiri KTT pertahanan yang bertujuan untuk memajukan rencana perdamaian untuk Ukraina.Starmer mengatakan para pemimpin di KTT tersebut telah menyepakati rencana empat langkah untuk menjamin perdamaian di Ukraina, yaitu mempertahankan bantuan militer bagi Ukraina selama konflik berlanjut dan meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Rusia; memastikan bahwa perdamaian berkelanjutan yang tercapai menjamin kedaulatan dan keamanan Ukraina, dengan Ukraina menjadi bagian dari setiap proses perundingan; mencegah "invasi Rusia di masa mendatang" jika kesepakatan perdamaian tercapai; dan membentuk "koalisi yang bersedia" untuk membela Ukraina dan menegakkan perdamaian di negara tersebut.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer (kiri) berjabat tangan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, yang sedang berkunjung ke Inggris, di depan 10 Downing Street di London, Inggris, pada 1 Maret 2025. (Xinhua/Li Ying)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Situs jejaring kementerian Rusia diretas
Indonesia
•
06 Jun 2022

Kremlin sebut Putin dan Trump akan Bertemu di negara ketiga
Indonesia
•
15 Feb 2025

Kepolisian Pakistan perketat keamanan pascainsiden bom Peshawar
Indonesia
•
02 Feb 2023

Utang nasional AS tembus 34 triliun untuk pertama kalinya
Indonesia
•
04 Jan 2024


Berita Terbaru

Negara-Negara UE sepakat jatuhkan sanksi terhadap pemukim Israel
Indonesia
•
12 May 2026

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026
