
Media: Jika menyangkut soal China, Inggris harus pisahkan diri dari AS

Foto yang diabadikan pada 18 Agustus 2021 ini menunjukkan Gedung Parlemen di London, Inggris. (Xinhua/Han Yan)
Inggris dan China harus menemukan cara bekerja sama, mengingat "kedua negara memiliki hubungan yang sudah lama terjalin, termasuk di bidang bisnis, budaya, olahraga, pendidikan, dan pariwisata."
Hong Kong (Xinhua) – Inggris harus memisahkan diri dari Amerika Serikat (AS) jika menyangkut soal China dan mengembangkan hubungan yang lebih konstruktif dengan China, demikian menurut sebuah opini yang baru-baru ini dipublikasikan oleh South China Morning Post (SCMP).Pernyataan kebijakan luar negeri pertama Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak pada November tahun lalu berbeda intonasi dari pendahulunya, Liz Truss, yang diperkirakan melabeli China sebagai "sebuah ancaman," sebut artikel itu.Sunak menuturkan Inggris harus mengakui peran yang dimainkan China dalam urusan global dan mendukung keterlibatan alih-alih retorika Perang Dingin, kata artikel tersebut.Sunak akan berhati-hati, dengan sayap kanan partainya mendorong sikap yang lebih agresif, ungkap artikel itu.
Rishi Sunak meninggalkan markas Partai Konservatif di London, Inggris, pada 24 Oktober 2022. Rishi Sunak, mantan menteri keuangan Inggris, pada Senin (24/10) memenangkan kontes kepemimpinan Partai Konservatif yang berkuasa dan akan menjadi perdana menteri baru negara itu. (Xinhua/Stephen Cheung)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Lebanon gagal pilih presiden baru untuk ke-12 kalinya
Indonesia
•
16 Jun 2023

Menlu Hongaria usulkan negaranya tarik diri dari Mahkamah Pidana Internasional
Indonesia
•
01 May 2025

China tegas dukung upaya rakyat Palestina pulihkan hak-hak nasional sah mereka
Indonesia
•
23 May 2024


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
