
Presiden Iran sebut negaranya tolak pengurangan aktivitas nuklir hingga nol

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menghadiri konferensi pers di Teheran, Iran, pada 16 September 2024. (Xinhua/Shadati)
Iran tidak berniat mengembangkan senjata nuklir dan tetap terbuka memberikan jaminan mengenai niat damai dari program nuklirnya.
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Sabtu (21/6) mengatakan Iran tidak akan setuju untuk mengurangi aktivitas nuklirnya hingga nol, menurut sebuah pernyataan yang diterbitkan di situs jejaring kantornya."Kami siap bekerja sama dan membangun kepercayaan atas aktivitas nuklir damai kami," katanya kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron dalam pembicaraan melalui sambungan telepon. "Namun, kami tidak akan menerima pengurangan aktivitas nuklir hingga nol dengan cara apa pun," ujarnya.Pezeshkian menekankan pemerintahnya berupaya menjalin kerja sama dengan semua negara berdasarkan prinsip saling menghormati. Namun, dia menyalahkan Israel karena menggagalkan upaya tersebut, dengan menyebut pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran pada Juli 2024, tak lama setelah dia menjabat.Pezeshkian menuding Israel terus-menerus melanggar hukum internasional melalui berbagai aksi militer, termasuk serangan terbaru terhadap Iran. Dia menegaskan Iran tidak berniat mengembangkan senjata nuklir dan tetap terbuka memberikan jaminan mengenai niat damai dari program nuklirnya.Sementara itu, presiden Prancis mengatakan negaranya tidak terlibat dalam serangan militer Israel terhadap Iran dan tidak mendukungnya, seraya menekankan Prancis mengecam semua serangan terhadap pusat nonmiliter maupun nonnuklir.Macron menambahkan negaranya memfokuskan seluruh upayanya untuk menghentikan konflik militer dan meredakan ketegangan, seraya menyebut Prancis menghormati integritas dan kedaulatan semua negara serta menegaskan bahwa memengaruhi kedaulatan negara melalui tekanan dan ancaman bukanlah solusi yang tepat.Pembicaraan ini dilakukan saat konflik masih berlangsung. Pada 13 Juni, Israel melancarkan serangan udara besar-besaran terhadap sejumlah situs nuklir dan militer Iran, menewaskan beberapa petinggi militer dan ilmuwan nuklir. Iran membalas dengan serangan rudal dan drone. Hingga Sabtu, lebih dari 400 warga Iran tewas dan lebih dari 3.000 orang terluka, menurut Kementerian Kesehatan Iran. Di Israel, 24 warga sipil tewas akibat serangan rudal Iran, menurut otoritas setempat.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Panglima tertinggi Iran salahkan AS atas "terorisme dan perpecahan di dunia Muslim"
Indonesia
•
05 Nov 2024

Taiwan perpanjang kesepakatan pemeliharaan rudal Harpoon dengan AS hingga 2025
Indonesia
•
11 Feb 2022

Mohamed bin Zayed terpilih sebagai Presiden UEA
Indonesia
•
14 May 2022

AP, CNN simpulkan militer Israel sangat mungkin bunuh jurnalis Palestina
Indonesia
•
25 May 2022


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
