
Israel umumkan penundaan pembebasan tahanan Palestina

Sebuah helikopter yang membawa Agam Berger, warga Israel yang disandera dan telah dibebaskan, tiba di sebuah pusat medis di Petah Tikva, Israel, pada 30 Januari 2025. Militan Palestina di Gaza, yang dipimpin oleh Hamas, pada Kamis (30/1) membebaskan delapan sandera yang terdiri dari tiga warga Israel dan lima warga Thailand. (Xinhua/Chen Junqing)
Israel memutuskan untuk menunda pembebasan tahanan, "sampai pembebasan sandera berikutnya dipastikan, tanpa pelaksanaan upacara yang memalukan."
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Israel pada Ahad (23/2) pagi waktu setempat mengumumkan pihaknya telah menunda pembebasan sejumlah tahanan Palestina yang seharusnya dibebaskan pada Sabtu (22/2) berdasarkan perjanjian gencatan senjata sampai lebih banyak sandera dibebaskan.Israel dijadwalkan untuk membebaskan sekitar 620 tahanan Palestina pada Sabtu setelah sebelumnya Hamas membebaskan enam sandera pada hari yang sama. Keenam sandera merupakan kelompok sandera hidup terakhir yang dijadwalkan untuk dibebaskan dalam tahap pertama dari kesepakatan tiga tahap tersebut.Namun, kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa pihaknya memutuskan untuk menunda pembebasan tahanan Palestina yang dijadwalkan pada Sabtu "sampai pembebasan sandera berikutnya dipastikan, tanpa pelaksanaan upacara yang memalukan."Keputusan tersebut diambil menyusul apa yang dalam pernyataan itu disebut sebagai "pelanggaran berulang oleh Hamas, yang meliputi upacara (pembebasan sandera) yang memalukan, yang tidak menghormati sandera kami, dan penggunaan sandera secara sinis untuk tujuan propaganda."
Sebuah helikopter militer yang membawa Keith Siegel, warga Israel yang disandera dan telah dibebaskan, tiba di sebuah pusat medis di Tel Aviv, Israel, pada 1 Februari 2025. Brigade Al-Qassam, sayap militer Hamas, membebaskan tiga warga Israel sanderanya pada Sabtu (1/2). Ini merupakan pembebasan keempat sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan dan gencatan senjata yang sedang berlangsung. Pembebasan tersebut dilakukan di dua lokasi terpisah di Jalur Gaza yang dilanda perang dan dikoordinasikan oleh Komite Palang Merah Internasional (International Committee of the Red Cross/ICRC). (Xinhua/JINI/Gideon Markowicz)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

AS umumkan bantuan keamanan tambahan untuk Ukraina senilai 2 miliar dolar
Indonesia
•
04 Feb 2023

Kuba terseret ke dalam krisis kemanusiaan akibat BBM langka
Indonesia
•
11 Mar 2026

Konflik Gaza masuki hari ke-100, PM Israel bersumpah lanjutkan perang lawan Hamas
Indonesia
•
15 Jan 2024

ICRC sebut Houthi Yaman bebaskan 113 tahanan secara sepihak
Indonesia
•
27 May 2024


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
