
PM Israel sebut perusahaan AS akan distribusikan makanan di Gaza dalam beberapa hari ke depan

Warga Palestina mengantre untuk membeli roti dari satu-satunya toko roti yang beroperasi di Kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada 23 Oktober 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Israel secara drastis meningkatkan serangannya di Gaza dengan meluncurkan Operasi Kereta Perang Gideon (Gideon's Chariots), sebuah serangan yang mencakup perebutan seluruh daerah kantong itu dan pengungsian penduduk ke arah selatan.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada Kamis (22/5) mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan Amerika Serikat (AS) akan mulai mendistribusikan makanan kepada warga Palestina di Gaza dalam beberapa hari mendatang, di daerah-daerah yang diamankan oleh pasukan Israel."Perusahaan-perusahaan Amerika akan mendistribusikan makanan secara langsung kepada keluarga-keluarga Palestina. Mereka akan melakukannya di zona aman yang dijaga oleh militer kami," kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan video."Kami akan menyelesaikan pembangunan zona-zona distribusi pertama dalam beberapa hari mendatang," tambahnya. "Pada akhirnya, kami berniat untuk memiliki zona aman yang luas di sebelah selatan Gaza. Penduduk Palestina akan pindah ke sana demi keselamatan mereka, sementara kami melakukan pertempuran di zona lain."Dia mengatakan bahwa rencana tersebut akan memungkinkan Israel "menyelesaikan tujuan kami untuk menghancurkan Hamas sembari memungkinkan bantuan menjangkau penduduk sipil."Langkah itu dilakukan ketika Israel secara drastis meningkatkan serangannya di Gaza dengan meluncurkan Operasi Kereta Perang Gideon (Gideon's Chariots), sebuah serangan yang mencakup perebutan seluruh daerah kantong itu dan pengungsian penduduk ke arah selatan.Serangan Israel di daerah kantong yang terkepung tersebut telah menewaskan setidaknya 53.762 orang dan melukai 122.197 lainnya sejak 7 Oktober 2023, menurut otoritas kesehatan Gaza.
Warga Palestina menerima makanan gratis di sebuah pusat distribusi makanan di kamp pengungsi Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 19 Mei 2025. (Xinhua/Abdul Rahman Salama)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Layanan kereta cepat Haramain Saudi dimulai 31 Maret
Indonesia
•
15 Mar 2021

KTT Selatan ketiga serukan diakhirinya konflik Israel-Palestina
Indonesia
•
25 Jan 2024

Putin sebut Rusia akan terus perkuat angkatan bersenjata
Indonesia
•
22 Dec 2022

Tajuk Xinhua: Pertemuan peringatan digelar untuk kenang Jiang Zemin (Bagian 3-selesai)
Indonesia
•
08 Dec 2022


Berita Terbaru

Negara-Negara UE sepakat jatuhkan sanksi terhadap pemukim Israel
Indonesia
•
12 May 2026

Ganggu penerbangan sipil, Israel minta pesawat militer AS tinggalkan bandara Ben Gurion
Indonesia
•
12 May 2026

Menteri kabinet senior Inggris desak PM Starmer tetapkan jadwal pengunduran dirinya
Indonesia
•
12 May 2026

Trump sebut gencatan senjata AS-Iran dalam kondisi "sangat kritis" saat diplomasi berlanjut
Indonesia
•
12 May 2026
