Jalur Kereta China-Laos angkut lebih dari 9 juta penumpang dan 12 juta ton kargo

Foto dari udara yang diabadikan pada 23 November 2022 ini memperlihatkan kereta peluru Fuxing melintas di Jembatan Yuanjiang yang ada di Jalur Kereta China-Laos di Provinsi Yunnan, China barat daya. Hingga Jumat (2/12/2022), Jalur Kereta China-Laos telah menangani lebih dari 8,5 juta perjalanan penumpang dan mengangkut 11,2 juta ton kargo sejak diluncurkan setahun yang lalu, kata operator perkeretaapian China. (Xinhua/Hu Chao)
Jalur Kereta China-Laos yang diluncurkan pada Desember 2021, diperkirakan akan menangani lebih dari 10 juta perjalanan penumpang dan 13 juta ton kargo pada 2023.
Kunming, China (Xinhua) – Sejak diluncurkan pada Desember 2021, Jalur Kereta China-Laos telah menangani lebih dari 9 juta perjalanan penumpang dan 12 juta ton kargo, seperti ditunjukkan data resmi.Sejak awal 2023, jalur kereta itu telah mencatatkan momentum pertumbuhan dalam volume penumpangnya, dengan jumlah rata-rata penumpang yang diberangkatkan setiap hari mencapai 29.000, hampir dua kali lipat dari periode yang sama pada 2022, menurut sesi tahunan kongres rakyat yang sedang berlangsung di Provinsi Yunnan, China barat daya.
Para pramugari menunggu penumpang di samping sebuah kereta rel listrik (electric multiple unit/EMU) Lane Xang di Stasiun Vientiane dari Jalur Kereta China-Laos di Laos pada 24 Mei 2022. (Xinhua/Yang Yongquan)
Sejumlah kontainer di kereta pisang pertama yang menuju China melalui Jalur Kereta China-Laos terlihat di Vientiane, Laos, pada 6 Desember 2022. Sebuah kereta barang khusus yang membawa 25 kontainer rantai dingin yang memuat 500 ton pisang Laos segar berangkat dari stasiun Vientiane di ibu kota Laos pada Rabu (7/12/2022). Kereta tersebut akan melakukan perjalanan jauh ke utara melintasi pegunungan dan sungai menuju Changsha, ibu kota Provinsi Hunan di China selatan. Ini menjadi 'kereta pisang' pertama yang melakukan perjalanan langsung ke kota tertentu di China sejak Jalur Kereta China-Laos dioperasikan setahun yang lalu. (Xinhua/Kaikeo Saiyasane)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Indonesia berpotensi besar kembangkan ekosistem kendaraan listrik
Indonesia
•
02 Dec 2022

Bank Dunia turunkan perkiraan pertumbuhan global jadi 2,9 persen
Indonesia
•
08 Jun 2022

ADB naikkan proyeksi pertumbuhan Indonesia 2022 jadi 5,2 persen
Indonesia
•
21 Jul 2022

Intensitas energi China turun 26,4 persen dalam satu dasawarsa terakhir
Indonesia
•
11 Jul 2023
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
