
Jerman akan kirim personel militer ke Greenland untuk misi multinasional

Foto yang diabadikan pada 7 Januari 2026 ini menunjukkan pemandangan Aasiaat, Greenland, wilayah otonom Denmark. (Xinhua/Zhang Quanwei)
Tujuan dari misi pengintaian multinasional di Greenland adalah mengeksplorasi kondisi kerangka kerja bagi dukungan militer potensial untuk Denmark dalam memastikan keamanan di kawasan itu.
Berlin, Jerman (Xinhua/Indonesia Window) – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Jerman pada Rabu (14/1) mengumumkan akan berpartisipasi dalam misi pengintaian multinasional di Greenland untuk mengevaluasi kontribusi militer potensial bagi keamanan regional.
Atas undangan Denmark, sebuah tim yang terdiri dari 13 personel dari Bundeswehr, angkatan bersenjata Jerman, akan bergabung dengan negara-negara Eropa lainnya untuk misi di Greenland, sebut Kemenhan Jerman.
Tim itu akan berangkat ke Nuuk, ibu kota Greenland, pada Kamis (15/1) pagi waktu setempat.
Tujuan dari misi ini adalah mengeksplorasi kondisi kerangka kerja bagi dukungan militer potensial untuk Denmark dalam memastikan keamanan di kawasan itu. Misalnya, tim akan menilai kapabilitas, seperti pengawasan maritim, kata kementerian tersebut.
Kemenhan Denmark pada Rabu mengonfirmasi bahwa Denmark sedang meningkatkan kehadiran militernya di dalam dan sekitar Greenland, bekerja sama erat dengan sekutu-sekutu NATO.
Pada Rabu yang sama, Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson mengatakan Swedia telah mengerahkan personel militer ke Greenland atas permintaan Denmark. Norwegia juga mengatakan bahwa pihaknya sedang mengirim dua staf militernya ke Greenland untuk "memetakan kerja sama lebih lanjut antarsekutu".
Greenland merupakan wilayah yang memiliki pemerintahan sendiri di dalam Kerajaan Denmark, dengan Kopenhagen memegang kendali atas urusan pertahanan dan kebijakan luar negeri. Amerika Serikat memiliki pangkalan militer di pulau itu. Sejak kembali menjabat pada 2025, Trump telah berulang kali menyatakan keinginannya untuk "mendapatkan" Greenland dan belakangan ini meningkatkan ancamannya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Uni Eropa akan setujui embargo minyak Rusia ‘dalam beberapa hari’ lagi
Indonesia
•
24 May 2022

Menlu AS dan menantu Trump jadi anggota dewan perdamaian Gaza yang dipimpin Trump
Indonesia
•
17 Jan 2026

Iran gelar upacara peringatan wafatnya pemimpin Hizbullah Hashem Safieddine
Indonesia
•
03 Nov 2024

Pengadilan Korsel keluarkan perpanjangan surat perintah penangkapan Presiden Yoon
Indonesia
•
08 Jan 2025


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
