
Biden tolak kirim jet tempur ke Ukraina

Presiden Amerika Serikat Joe Biden berjalan di South Lawn menuju helikopter kepresidenan Marine One di Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat, pada 27 Oktober 2022. (Xinhua/Ting Shen)
Jet tempur F-16 tidak akan dikirim ke Ukraina karena persenjataan ini telah lama dipandang oleh pihak Barat sebagai sesuatu yang tabu dalam hal bantuan militer untuk Ukraina, karena khawatir pengiriman tersebut akan menyebabkan eskalasi konflik yang tidak terkendali.
Washington, AS (Xinhua) – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Senin (30/1) mengatakan dirinya tidak akan menyetujui pengiriman jet tempur F-16 ke Ukraina."Tidak," kata Biden, menanggapi pertanyaan tentang kemungkinan keputusan itu.Pernyataan itu disampaikan Biden saat dia kembali ke Gedung Putih usai melakukan perjalanan ke Baltimore, Maryland. Selain itu, Biden mengatakan dirinya berencana mengunjungi Polandia tetapi belum dapat mengonfirmasi tanggalnya.Pernyataan Biden muncul di tengah memanasnya perdebatan tentang apakah AS akan mempersenjatai Ukraina, yang telah berkonflik dengan Rusia selama hampir satu tahun, dengan jet tempur buatan Barat.Saat ditanya mengenai keputusan pemerintah tentang kemungkinan pengiriman F-16 ke Ukraina, Deputi Penasihat Keamanan Nasional AS Jonathan Finer mengatakan saat tampil di saluran berita MSNBC pada Kamis (26/1) pekan lalu bahwa "kami belum mengesampingkan atau mempertimbangkan sistem tertentu.""Kami telah mencoba untuk menyesuaikan bantuan kami dengan tahap peperangan Ukraina saat ini. Saya tidak dapat membuat pengumuman apa pun," tambahnya.Meski mendapat permintaan terus-menerus dari otoritas di Kiev, jet tempur telah lama dipandang oleh pihak Barat sebagai sesuatu yang tabu dalam hal bantuan militer untuk Ukraina, karena khawatir pengiriman tersebut akan menyebabkan eskalasi konflik yang tidak terkendali.Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan di Twitter pada Rabu (25/1) lalu bahwa mengamankan penyediaan jet tempur tipe Barat adalah salah satu "tugas baru di masa mendatang" untuk Ukraina. Pada hari yang sama, AS dan Jerman mengumumkan keputusan masing-masing untuk mengirim tank tempur ke Ukraina.Permohonan Ukraina atas jet tempur ditolak oleh Jerman, yang kanselirnya, Olaf Scholz, baru-baru ini mengatakan pesawat tempur tidak ada dalam daftar bantuan persenjataan Berlin untuk Ukraina."Pertanyaan tentang pesawat tempur tidak muncul sama sekali," kata Scholz dalam wawancara dengan Tagesspiegel yang diterbitkan pada Ahad (29/1). "Saya hanya bisa menyarankan agar tidak masuk ke dalam persaingan terus-menerus untuk saling mengalahkan sistem persenjataan."Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Sekjen Liga Arab tegaskan kembali penolakan invasi Israel di Rafah
Indonesia
•
22 Feb 2024

Putin sebut Rusia siap tingkatkan ekspor pupuk
Indonesia
•
24 Nov 2022

CENTCOM AS: Gugus Tempur Kapal Induk USS Abraham Lincoln sedang dikerahkan ke Timur Tengah
Indonesia
•
27 Jan 2026

Petani Prancis gelar unjuk rasa, blokir jalan raya di sekitar Paris
Indonesia
•
30 Jan 2024


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
