
Pangkas terima pengungsi, pemerintah Swedia bakal perketat aturan imigrasi

Bendera Uni Eropa (UE) dan Swedia terlihat di luar gedung Parlemen Swedia di Stockholm, Swedia, pada 1 Januari 2023. (Xinhua/Wei Xuechao)
Jumlah pengungsi di Swedia akan dikurangi, dengan Badan Migrasi Swedia akan mempersiapkan pengurangan jumlah kuota pengungsi, yaitu orang-orang yang meninggalkan negara asalnya dan telah dipilih oleh badan pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR) untuk ditempatkan di negara ketiga, dari semula 5.000 menjadi 900 orang.
Stockholm, Swedia (Xinhua) – Pemerintah Swedia pada Selasa (24/1) mengumumkan "kampanye informasi internasional", yang mereka harapkan dapat mencegah para pengungsi untuk datang ke negara itu."Tujuan utamanya adalah menginformasikan tentang kebijakan migrasi Swedia sehingga lebih sedikit orang yang datang ke sini," kata Menteri Migrasi Swedia Maria Malmer Stenergard dalam sebuah konferensi pers."Salah satunya, ini mencakup mendistribusikan paket informasi kepada otoritas-otoritas asing dan otoritas lain yang memiliki titik kontak di luar negeri. Informasi yang tertarget juga harus sampai ke ruang redaksi dan kantor berita asing," ucap Malmer Stenergard."Jika para pengungsi yang nantinya harus dipaksa pulang menerima informasi tentang peraturan yang berlaku di sini, kami mengurangi risiko penderitaan orang-orang ini dan lebih fokus pada mereka yang memiliki alasan jelas untuk mendapatkan perlindungan," tambahnya.
Menteri Migrasi Swedia Maria Malmer Stenergard berbicara dalam sebuah konferensi pers di Stockholm, Swedia, pada 24 Januari 2023. (Xinhua/Kantor Pemerintah Swedia/Ninni Andersson)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Dubes Iran tegaskan keberadaan ‘Polisi Sosial’ berdasarkan tuntutan masyarakat
Indonesia
•
20 Oct 2022

COVID-19 – WHO: Pandemik tingkatkan kematian anak seluruh dunia
Indonesia
•
09 Sep 2020

Ahli zoologi panda berjuluk ‘Papa Panda’ meninggal pada usia 94 tahun
Indonesia
•
18 Feb 2023

Fokus Berita – Pondok tahfizh Miftahul Jannah Akbar luluskan 22 penghafal Al Qur’an
Indonesia
•
15 Jul 2024


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
