
Kanada luncurkan tarif otomotif balasan terhadap AS

Sejumlah kendaraan baru dipajang di sebuah dealer mobil di Vancouver, British Columbia, Kanada, pada 3 April 2025. (Xinhua/Liang Sen)
Kanada akan merespons dengan mengikuti pendekatan Amerika Serikat, yakni mengenakan tarif 25 persen untuk semua kendaraan yang diimpor dari AS yang tidak sesuai dengan Perjanjian Kanada-Amerika Serikat-Meksiko (Canada-US-Mexico Agreement/CUSMA).
Ottawa, Kanada (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney pada Kamis (3/4) mengumumkan bahwa Kanada akan merespons dengan mengikuti pendekatan Amerika Serikat (AS), yakni mengenakan tarif 25 persen untuk semua kendaraan yang diimpor dari AS yang tidak sesuai dengan Perjanjian Kanada-Amerika Serikat-Meksiko (Canada-US-Mexico Agreement/CUSMA).PM Kanada itu mengatakan bahwa pemerintahnya juga akan memberlakukan tarif pada komponen non-Kanada dari setiap kendaraan yang sesuai dengan CUSMA yang diimpor dari AS, seraya menambahkan bahwa Meksiko tidak akan terdampak.Carney mengatakan bahwa ekonomi global "hari ini berbeda dibandingkan dengan kemarin secara fundamental.""Tindakan pemerintah AS kemarin, meskipun tidak secara khusus menargetkan Kanada, akan merusak ekonomi global dan berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi global," katanya.
Sejumlah kendaraan baru dipajang di sebuah dealer mobil di Vancouver, British Columbia, Kanada, pada 3 April 2025. (Xinhua/Liang Sen)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah Kanada terbitkan Obligasi Pemerintah Ukraina
Indonesia
•
22 Nov 2022

Komentar Xinhua: Pola baru penting bagi pembangunan berkualitas tinggi China
Indonesia
•
28 Feb 2023

PDB Indonesia tumbuh 5,03 persen pada 2024
Indonesia
•
06 Feb 2025

Airbus dirikan pusat layanan siklus hidup pesawat di China barat daya
Indonesia
•
28 Apr 2023


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
