
Ilmuwan China tunjukkan efisiensi dan keamanan obat baru untuk oHCM

Seorang staf Peking Union Medical College Hospital menerangkan sebuah sistem kepada pengunjung dalam Pameran Perdagangan Jasa Internasional China (China International Fair for Trade in Services/CIFTIS) 2023 di Shougang Park di Beijing, ibu kota China, pada 4 September 2023. (Xinhua/Zhang Yuwei)
Kardiomiopati hipertrofi (hypertrophic cardiomyopathy/HCM) merupakan kelainan miokardium yang secara klinis ditandai dengan hipertrofi ventrikel kiri (LV), yang dalam banyak kasus disebabkan oleh varian gen yang mengodekan sarkomer.
Beijing, China (Xinhua) – Tim ilmuwan China menunjukkan efisiensi dan keamanan Mavacamten dalam pengobatan kardiomiopati hipertrofi obstruktif (obstructive hypertrophic cardiomyopathy/oHCM), demikian menurut Peking Union Medical College Hospital.Dalam penelitian global, mavacamten menunjukkan manfaat klinis bagi pasien oHCM. Namun, bukti dari manfaat klinis obat itu di populasi Asia masih minim.Menurut para peneliti, mereka berharap dapat mengevaluasi keamanan dan efisiensi mavacamten dibandingkan dengan plasebo untuk pasien China yang memiliki gejala oHCM. Mereka melakukan uji klinis fase 3 secara acak, buta-ganda, dan dengan plasebo terkontrol yang melibatkan 81 pasien di lebih dari 10 rumah sakit di China.Para pasien diacak dua berbanding satu dalam menerima mavacamten atau plasebo selama 30 pekan. Hasilnya adalah mavacamten menunjukkan peningkatan yang signifikan pada titik akhir primer dibandingkan dengan plasebo, menurut sebuah artikel penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association (JAMA) Cardiology.Mavacamten dan plasebo menunjukkan hasil yang serupa dalam hal keamanan dan efek samping yang dapat ditoleransi oleh pasien. Tidak ada pasien yang mengalami fraksi ejeksi ventrikel kiri kurang dari 50 persen, menurut artikel penelitian tersebut.Kardiomiopati hipertrofi (hypertrophic cardiomyopathy/HCM) merupakan kelainan miokardium yang secara klinis ditandai dengan hipertrofi ventrikel kiri (LV), yang dalam banyak kasus disebabkan oleh varian gen yang mengodekan sarkomer, menurut artikel tersebut.HCM umumnya merupakan kondisi obstruksi saluran keluar LV (LVOT), faktor prognosis utama bagi pasien HCM dan berhubungan dengan peningkatan risiko untuk perkembangan penyakit, gagal jantung kongestif (congestive heart failure), fibrilasi atrium (atrial fibrillation), stroke, dan kematian.Oleh karena itu, mengurangi obstruksi LVOT menjadi salah satu tujuan pengobatan utama untuk pasien oHCM.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Orang bertubuh tinggi punya risiko lebih besar idap beragam penyakit
Indonesia
•
03 Jun 2022

Ilmuwan China berhasil biakkan domba unggul melalui penyuntingan gen
Indonesia
•
13 Aug 2022

China targetkan perluasan lebih dari 666.000 hektare area budi daya padi ratun hingga 2030
Indonesia
•
28 Feb 2025

Perusahaan antariksa komersial China akan luncurkan satelit yang bisa ditumpuk
Indonesia
•
23 Dec 2022


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
