Tim ilmuwan China susun katalog hidrogen netral terbesar di luar angkasa dalam

Foto panorama dari udara yang diabadikan pada 26 Juli 2023 ini memperlihatkan Teleskop Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST) milik China di Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xinhua/Ou Dongqu)
Katalog sumber hidrogen netral (HI) berkualitas tinggi terbesar yang pernah ada di luar Galaksi telah disusun menggunakan Teleskop Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST), atau "Mata Langit China".
Beijing, China (Xinhua) – Dengan menggunakan Teleskop Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST), atau "Mata Langit China", sebuah tim astronom China berhasil menyusun katalog sumber hidrogen netral (HI) berkualitas tinggi terbesar yang pernah ada di luar Galaksi kita.Hidrogen, unsur paling melimpah di alam semesta, merupakan komponen utama dari galaksi. Di dalam galaksi cakram, HI merupakan komponen yang signifikan dari medium antarbintang.Pengukuran kelimpahan dan kinematikanya melalui garis emisi 21 sentimeter berpotensi mengatasi sejumlah isu astrofisika, seperti kemungkinan sifat-sifat materi gelap, galaksi-galaksi redup yang tidak diketahui, serta struktur dan evolusi kosmis.Katalog baru ini berisi total 41.741 sumber HI yang ditemukan antara Agustus 2020 hingga Juni 2023, melebihi jumlah pada katalog serupa mana pun di seluruh dunia dalam hal kuantitas maupun kualitas.Pekerjaan ini merupakan bagian dari proyek yang disebut survei FAST All Sky HI (FASHI), yang dirancang untuk mencakup seluruh langit yang dapat dilihat oleh FAST. Hasil survei saat ini berasal dari sekitar 35 persen dari total langit, dan lebih dari 100.000 sumber HI diperkirakan akan terekam selama lima tahun ke depan.FAST merupakan teleskop radio piringan tunggal terbesar di dunia, yang memiliki luas area penerimaan setara dengan 30 lapangan sepak bola ukuran standar. FAST secara resmi mulai beroperasi pada 11 Januari 2020, di sebuah cekungan karst alami yang dalam dan bundar di Provinsi Guizhou, China barat daya.Selain itu, FAST juga merupakan alat yang optimal untuk survei HI, dengan resolusi spektral dan spasial yang lebih tinggi, cakupan yang lebih luas, serta kualitas data yang lebih andal dan lengkap.Ketika selesai nanti, FASHI akan menyediakan katalog HI ekstragalaktik terbesar serta tampilan obyektif dari konten HI dan struktur skala besar di alam semesta lokal.Temuan tersebut diterbitkan baru-baru ini dalam jurnal SCIENCE CHINA Physics, Mechanics and Astronomy. Para peneliti dari Universitas Guizhou, Observatorium Astronomi Nasional China yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS), serta Universitas Peking berkontribusi dalam penelitian ini.Lister Staveley-Smith, profesor dari University of Western Australia sekaligus pengulas sejawat (peer reviewer) dari temuan tersebut, menyebut karya ini sebagai "pencapaian penting yang mengesankan."Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

NASA dan Boeing luncurkan misi berawak pertama Starliner ke ISS
Indonesia
•
07 Jun 2024

Dengan teknologi insinerasi, sampah diubah jadi energi di PLTSa China
Indonesia
•
10 Jul 2025

China temukan sumber bijih lithium dalam jumlah besar
Indonesia
•
19 Jan 2024

Material terinspirasi bintang laut merah dapat swapulih dengan cepat di dalam air
Indonesia
•
20 May 2025
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
