
Kawasan bekas industri perfilman picu kreativitas di Chongqing, China

Foto yang diabadikan pada 23 September 2022 ini menunjukkan kawasan perfilman Yichang, sebuah lokasi wisata populer dan basis inkubasi bisnis yang diubah dari bekas lokasi industri perfilman, di Distrik Yuzhong, Chongqing, China barat daya. (Xinhua/Tang Yi)
Kawasan perfilman Yichang menampung lebih dari 30 perusahaan, termasuk merek fesyen populer, hotel, restoran, dan perusahaan di bidang periklanan kreatif, perantara livestreaming, serta hiburan baru seperti permainan escape room.
Chongqing, China (Xinhua) – Dua tahun lalu, Bon Scott tidak begitu tertarik dengan ide istrinya untuk membuka sebuah bar kafe di kampung halamannya yang jauh di Chongqing, China barat daya.Bagi pria Serbia berusia 31 tahun itu, lokasi yang sempurna harus menguntungkan baik dari segi sewa maupun gaya. Namun, dalam kunjungan lapangannya ke kota di China itu, dia langsung berubah pikiran.Bar mereka dulunya merupakan sebuah klinik milik percetakan yang dibangun seabad yang lalu. Tempat tersebut sebelumnya adalah ruang bawah tanah di dalam kompleks warisan industri itu."Pertama kali saya melihatnya, kata 'ruang bawah tanah' (dungeon) langsung muncul di benak saya. Saya pikir, membuka bar di situ akan sangat menarik dan keren," ungkap Scott.Kemudian, pasangan itu segera menyewa tempat tersebut dari pemiliknya, yaitu kawasan perfilman (film park) Yichang. Bagi mereka, lingkungan di sekitar kawasan itu mengungkapkan alur sejarahnya sendiri dengan kedamaian dan nostalgia. Bekas tempat perlindungan dari serangan udara serta Sungai Yangtze yang mengalir di sampingnya menciptakan suasana yang tenang.Pada Oktober 2020, Scott dan istrinya membuka bar kafe ‘Dungeon’ mereka."Banyak pelanggan menyukai gaya kami, memberi kami banyak apresiasi. Sementara itu, bagi saya pribadi, sebagai seorang musisi, ruang bawah tanah ini juga menawarkan lingkungan yang sempurna untuk berlatih musik dengan grup band saya," tambah Scott.
Foto yang diabadikan pada 27 September 2022 ini menunjukkan kawasan perfilman Yichang, sebuah lokasi wisata populer dan basis inkubasi bisnis yang diubah dari bekas lokasi industri perfilman, di Distrik Yuzhong, Chongqing, China barat daya. (Xinhua/Tang Yi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

PM Slovakia sebut negaranya berpotensi tangguhkan bantuan ke Ukraina di tengah sengketa transit gas
Indonesia
•
11 Jan 2025

China menentang tegas langkah pembatasan AS terhadap produk baja dan aluminium China
Indonesia
•
19 Apr 2024

Ketua OPEC tekankan peran organisasi dalam dorong stabilitas pasar minyak
Indonesia
•
29 Apr 2023

Feature – Keharuman rempah-rempah datangkan kemakmuran ke China selatan
Indonesia
•
10 Dec 2024


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
