Jubir Kremlin: Segala bentuk kehadiran militer asing di Ukraina adalah ancaman bagi Rusia

Foto yang diabadikan pada 10 Mei 2024 ini menunjukkan Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskow, Rusia. (Xinhua/Cao Yang)
Kehadiran militer asing di Ukraina dinilai dapat memicu risiko konfrontasi langsung antara Rusia dan negara-negara anggota NATO yang terlibat dalam misi semacam itu, dan pada akhirnya terhadap seluruh aliansi.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Segala bentuk kehadiran pasukan asing di Ukraina akan dipandang sebagai ancaman bagi Rusia, demikian disampaikan Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Rusia Maria Zakharova pada Rabu (9/4)."Segala bentuk kehadiran militer asing di Ukraina, terlepas dari bendera, penanda, atau mandat yang dinyatakan, akan dianggap oleh Federasi Rusia sebagai ancaman bagi keamanan negara kami," kata Zakharova dalam sebuah konferensi pers.Dia memperingatkan bahwa kehadiran militer semacam itu dapat memicu risiko konfrontasi langsung antara Rusia dan negara-negara anggota NATO yang terlibat dalam misi semacam itu, dan pada akhirnya terhadap seluruh aliansi.Presiden Prancis Emmanuel Macron meluncurkan serangkaian inisiatif untuk mendukung Ukraina dalam sebuah konferensi tingkat tinggi di Paris pada 27 Maret lalu. Dia mengusulkan untuk mengerahkan "pasukan penjamin keamanan" (reassurance forces) dari beberapa negara anggota Uni Eropa (UE) yang bersedia ke lokasi-lokasi strategis di Ukraina apabila kesepakatan damai dengan Rusia tercapai.Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov telah menyebutkan bahwa potensi pengerahan pasukan Eropa ke Ukraina akan menjadi ancaman bagi Rusia dan Moskow melihat bahwa "tidak ada ruang untuk kompromi" terkait isu tersebut.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Netanyahu akan perintahkan militernya capai tujuan perang di Gaza "tanpa terkecuali"
Indonesia
•
06 Aug 2025

Penyelidikan atas dugaan keterlibatan staf PBB dalam serangan ke Israel terus berlanjut
Indonesia
•
01 Mar 2024

Haji1443 – Pendaftaran jamaah haji domestik Saudi dimulai 3 Juni
Indonesia
•
03 Jun 2022

Partai Demokrat tuduh pemerintahan Trump bohong kepada kongres tentang tujuan AS di Venezuela
Indonesia
•
04 Jan 2026
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
