
ISIS klaim bertanggung jawab atas bom bunuh diri yang tewaskan pelaksana tugas menteri Afghanistan

Sejumlah personel pasukan keamanan terlihat di luar gerbang kementerian urusan pengungsi dan repatriasi pemerintah sementara Afghanistan di Kabul, Afghanistan, pada 12 Desember 2024. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Kelompok militan ekstremis ISIS mengeklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri yang menewaskan pelaksana tugas menteri urusan pengungsi dan repatriasi Afghanistan pada Rabu (11/12).
Kabul, Afghanistan (Xinhua/Indonesia Window) – Kelompok militan ekstremis ISIS mengeklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri yang menewaskan pelaksana tugas menteri urusan pengungsi dan repatriasi Afghanistan pada Rabu (11/12).Seorang militan ISIS meledakkan rompi peledaknya, hingga menewaskan Khalil Rahman Haqqani dan beberapa rekan serta pengawalnya, sebut laporan yang dirilis oleh Kantor Berita Amaq yang terafiliasi dengan ISIS.Sedikitnya empat orang, termasuk Haqqani, tewas, sedangkan empat orang lainnya, termasuk pengawal-pengawal Haqqani, mengalami luka kritis pascaserangan tersebut, kata seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri Afghanistan kepada Xinhua pada Rabu yang sama.Haqqani merupakan anggota kabinet pertama yang tewas sejak pemerintahan sementara Afghanistan mengambil alih kekuasaan pada 2021.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Inggris akan tingkatkan belanja pertahanan jadi 2,5 persen dari PDB per 2027
Indonesia
•
26 Feb 2025

China rilis buku putih tentang pencegahan, pengendalian, dan penelusuran asal-usul COVID-19
Indonesia
•
01 May 2025

PBB: Hampir 25 juta orang hadapi kerawanan pangan akut di RD Kongo
Indonesia
•
16 Nov 2025

Feature – Invasi militer AS sebabkan stagnasi ekonomi dan perpecahan politik di Irak
Indonesia
•
30 Jul 2024


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
