
USA Today: Hampir 190 bank AS berpotensi kolaps

Orang-orang berjalan melewati salah satu cabang First Republic Bank di New York, Amerika Serikat, pada 1 Mei 2023. (Xinhua/Michael Nagle)
Sebuah studi mengenai kerapuhan sistem perbankan Amerika Serikat (AS) menemukan bahwa masih ada 186 bank lagi yang berisiko mengalami kebangkrutan bahkan jika hanya separuh dari para deposan yang tidak diasuransikan memutuskan untuk menarik dana mereka.
New York City, AS (Xinhua) – Sebuah studi mengenai kerapuhan sistem perbankan Amerika Serikat (AS) menemukan bahwa masih ada 186 bank lagi yang berisiko mengalami kebangkrutan bahkan jika hanya separuh dari para deposan yang tidak diasuransikan memutuskan untuk menarik dana mereka, demikian dilaporkan oleh USA Today pada Kamis (4/5)."Dengan bangkrutnya tiga bank regional sejak Maret, dan satu bank lagi tengah berada di ujung tanduk, apakah Amerika akan segera mengalami rentetan kebangkrutan bank?" tanya laporan tersebut.Bloomberg melaporkan bahwa PacWest Bancorp yang berbasis di San Francisco sedang mempertimbangkan untuk menjual sahamnya, dengan penurunan nilai bermargin besar. Pekan lalu, First Republic Bank menjadi bank ketiga yang kolaps, kebangkrutan bank terbesar kedua dalam sejarah AS setelah Washington Mutual, yang kolaps pada 2008 di tengah krisis keuangan. Sementara itu, Silicon Valley Bank dan Signature Bank gulung tikar pada Maret.
Orang-orang mengantre di luar kantor pusat Silicon Valley Bank (SVB) di Santa Clara, California, Amerika Serikat, pada 13 Maret 2023. (Xinhua/Li Jianguo)
Sejumlah orang berjalan melewati kantor cabang Signature Bank di New York, Amerika Serikat, pada 13 Maret 2023. (Xinhua/Michael Nagle)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Tingkat pengangguran di Inggris naik di tengah lesunya pasar tenaga kerja
Indonesia
•
17 Dec 2025

Pakar Malaysia sebut ASEAN dukung China atasi kelesuan ekonomi global
Indonesia
•
04 Jul 2023

Raja Charles III jadi penguasa Inggris pertama yang ungkap pembayaran pajak pribadi, nilainya Rp305 miliar
Indonesia
•
26 Jun 2026

India luncurkan pembangunan jaringan energi bersih senilai 30 miliar dolar AS
Indonesia
•
08 Dec 2022


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
