
Ford akan pangkas 4.000 pekerjaan di Eropa imbas lesunya permintaan EV di pasar Benua Biru

Foto yang diabadikan pada 6 Januari 2021 ini menunjukkan dealer Ford di Libertyville, Illinois, Amerika Serikat. (Xinhua/Joel Lerner)
Kesulitan yang dihadapi Ford mencerminkan tantangan yang lebih luas di sektor otomotif Jerman di tengah transisi menuju elektrifikasi.
Berlin, Jerman (Xinhua/Indonesia Window) – Produsen otomotif Amerika Serikat (AS) Ford pada Rabu (20/11) mengumumkan rencananya untuk memangkas 4.000 pekerjaan di Eropa hingga akhir 2027. Langkah ini diambil dalam upaya menciptakan struktur yang lebih bersaing dalam segi biaya serta memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis secara jangka panjang di Eropa.Pemutusan hubungan kerja (PHK) yang direncanakan ini terutama akan berdampak pada operasional di Jerman, serta di Inggris, dengan sedikit pemangkasan di pasar Eropa lainnya, kata Ford dalam sebuah pernyataan, seraya menambahkan bahwa perusahaan itu akan berkonsultasi dengan mitra sosial Eropa mengenai rencana PHK yang tertunda.Ford juga berencana untuk lebih lanjut mengurangi jam kerja di pabriknya di Cologne pada kuartal pertama (Q1) 2025 "karena situasi ekonomi yang lemah dan permintaan akan mobil listrik yang lebih rendah dari perkiraan."Pekan lalu, pabrik Ford di Cologne mengumumkan pengurangan produksi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan jam kerja karena lesunya permintaan EV di pasar Eropa, khususnya di Jerman. Sekitar 2.000 pekerja saat ini terdampak oleh kebijakan pengurangan jam kerja.
Lambang Ford terpantul pada kap mesin sebuah mobil di diler Ford di Libertyville, Illinois, Amerika Serikat, pada 6 Januari 2021. (Xinhua/Joel Lerner)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Optimalisasi strategi COVID-19 China tingkatkan kerja sama dengan Thailand
Indonesia
•
13 Jan 2023

Survei: Mayoritas konsumen China hargai perlindungan merek dagang
Indonesia
•
22 Aug 2022

Kendaraan listrik buatan China jadi sorotan di Thailand International Motor Expo
Indonesia
•
02 Dec 2022

PBB prediksi China akan dorong pemulihan ekonomi di Asia Timur tahun ini
Indonesia
•
04 Feb 2023


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
