
Ketua DPR AS prioritaskan keamanan perbatasan alih-alih pendanaan untuk Ukraina

Foto kombinasi ini memperlihatkan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Mike Johnson (kiri) dan Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato pada kesempatan berbeda. (Xinhua)
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) Mike Johnson mengatakan dirinya masih menganggap penguatan keamanan perbatasan sebagai prioritas yang lebih mendesak daripada membantu Ukraina dalam konfliknya dengan Rusia.
Washington, AS (Xinhua) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat (AS) Mike Johnson bertemu dengan Presiden Joe Biden di Gedung Putih pada Selasa (27/2), dan setelah pertemuan itu dia mengatakan dirinya masih menganggap penguatan keamanan perbatasan sebagai prioritas yang lebih mendesak daripada membantu Ukraina dalam konfliknya dengan Rusia."Izinkan saya mengatakan ini. Ketika saya datang hari ini, tujuan saya adalah untuk mengungkapkan apa yang saya yakini sebagai kebenaran nyata, yaitu bahwa kita harus memenuhi kebutuhan Amerika terlebih dahulu. Ketika Anda berbicara tentang kebutuhan Amerika, Anda harus bicara dulu tentang perbatasan kita yang terbuka," kata Johnson dalam pernyataannya kepada media di Gedung Putih usai melangsungkan pertemuan dengan Biden.Dia juga mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya bertemu langsung dengan presiden setelah pertemuan kelompok yang juga diikuti oleh pimpinan DPR dan Senat AS lainnya."Jadi saya berulang kali mengemukakan masalah itu hari ini di ruangan tersebut," kata Johnson tentang perlunya mengatasi keamanan perbatasan. "Dan sekali lagi, bertemu langsung dengan Presiden. Saya rasa itu tanggung jawab kami untuk membicarakan hal ini."Johnson telah menunda pemungutan suara di DPR AS mengenai paket bantuan luar negeri senilai 95 miliar dolar AS yang telah disetujui Senat, yang sebagian besar akan disalurkan ke Ukraina untuk membantu negara itu terus berperang melawan Rusia."Dan Ukraina, saya pikir kebutuhannya mendesak," ujar Biden dalam pidato yang disampaikan sebelum bertemu dengan Johnson, Pemimpin Mayoritas Senat Chuck Schumer, Pemimpin Minoritas Senat Mitch McConnell, dan Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries."Saya pikir konsekuensi dari tidak adanya tindakan setiap hari di Ukraina sangat buruk," ungkap Biden, yang mendesak Kongres untuk menyetujui permintaan anggaran tambahan dari pemerintahannya yang mencakup bantuan sekitar 60 miliar dolar AS untuk Ukraina.*1 dolar AS = 15.655 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kongres Peru setujui mosi pemakzulan presiden Jose Jeri, yang baru beberapa bulan menjabat
Indonesia
•
18 Feb 2026

Iran melunak soal kesepakatan nuklir saat AS kerahkan lebih banyak pesawat tempur
Indonesia
•
25 Feb 2026

China desak Jepang berhenti gembar-gemborkan narasi "ancaman China"
Indonesia
•
09 Dec 2023

Warga Australia rugi miliaran dolar akibat penipuan kartu kredit
Indonesia
•
24 Mar 2024


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
