
Mesir terima 16.000 lebih warga asing yang larikan diri dari konflik Sudan

Sejumlah orang masuk ke Mesir melalui pelabuhan darat Argeen, yang berbatasan dengan Sudan, pada 27 April 2023. (Xinhua/Radwan Abu Elmagd)
Konflik Sudan melibatkan bentrokan militer antara tentara Sudan dan paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (Rapid Support Forces/RSF) menyusul ketegangan berhari-hari antara pemimpin kedua belah pihak yang dulunya pernah bersekutu itu.
Kairo, Mesir (Xinhua) – Mesir telah menerima lebih dari 16.000 warga asing yang melarikan diri dari konflik mematikan di negara tetangganya, Sudan, termasuk lebih dari 14.000 warga Sudan, kata Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Mesir dalam sebuah pernyataan pada Kamis (27/4).Warga asing non-Sudan berasal dari 50 negara dan enam organisasi internasional, kata Ahmed Abu Zeid, juru bicara Kemenlu Mesir, dalam pernyataan tersebut.
Sejumlah orang mengantre untuk masuk ke Mesir melalui pelabuhan darat Argeen, yang berbatasan dengan Sudan, pada 27 April 2023. (Xinhua/Radwan Abu Elmagd)
Sejumlah orang masuk ke Mesir melalui pelabuhan darat Argeen, yang berbatasan dengan Sudan, pada 27 April 2023. (Xinhua/Radwan Abu Elmagd)
Seorang anak laki-laki menatap kamera sambil tersenyum setelah menyeberang ke Mesir melalui pelabuhan darat Argeen, yang berbatasan dengan Sudan, pada 27 April 2023. (Xinhua/Radwan Abu Elmagd)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pakar Denmark sebut teori Nord Stream "dari segi politik sesuai dengan" Barat
Indonesia
•
09 Mar 2023

Trump pecat Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem
Indonesia
•
06 Mar 2026

Iran sebut masih butuh waktu untuk putuskan soal pelanjutan negosiasi nuklir dengan AS
Indonesia
•
02 Jul 2025

Uni Afrika nyatakan kekhawatiran soal pendanaan berkelanjutan kegiatan teroris di Afrika
Indonesia
•
10 Nov 2023


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
