
Korban jiwa di Gaza akibat serangan udara Israel hampir tembus 5.800 orang

Seorang pria Palestina berduka atas kematian kerabatnya yang meninggal akibat serangan udara Israel, di sebuah rumah sakit di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 24 Oktober 2023. (Xinhua/Yasser Qudih)
Korban jiwa di Gaza akibat serangan udara Israel telah bertambah menjadi 5.791 orang, sementara sebanyak 16.297 warga Palestina luka-luka di daerah kantong pesisir tersebut.
Gaza, Palestina (Xinhua) – Jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza telah bertambah menjadi 5.791 orang, demikian disampaikan Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas pada Selasa (24/10).Sementara itu, sebanyak 16.297 warga Palestina luka-luka di daerah kantong pesisir tersebut, lanjut kementerian dalam sebuah pernyataan.
Seorang pria menggendong anak yang terluka akibat serangan udara Israel di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 19 Oktober 2023. Konflik Israel-Hamas yang sedang berlangsung telah merenggut lebih dari 4.000 nyawa di kedua belah pihak. (Xinhua/Yasser Qudih)
Orang-orang mengevakuasi warga yang terluka di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 23 Oktober 2023. Jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza bertambah menjadi 5.087, kata Kementerian Kesehatan Palestina yang dikelola Hamas pada Senin (23/10). Sementara itu, 15.273 warga Palestina terluka di daerah kantong pesisir tersebut, kata pihak kementerian dalam sebuah pernyataan. Serangan udara Israel dipicu oleh serangan besar-besaran Hamas terhadap sejumlah target militer dan kota di Israel pada 7 Oktober lalu, yang sejauh ini telah menewaskan sedikitnya 1.400 orang di pihak Israel. (Xinhua/Khaled Omar)
Anak-anak pengungsi terlihat di sebuah sekolah yang berafiliasi dengan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA) di Jalur Gaza selatan pada 23 Oktober 2023. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Orang-orang yang menderita luka-luka menunggu perawatan di sebuah rumah sakit di Gaza City pada 23 Oktober 2023. (Xinhua/Yasser Qudih)
Orang-orang mencari korban yang selamat di antara puing-puing bangunan di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 23 Oktober 2023. (Xinhua/Khaled Omar)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Uganda cabut ‘lockdown’ Ebola di pusat wabah
Indonesia
•
20 Dec 2022

Populasi Taiwan turun dari tahun ke tahun di bulan Juni
Indonesia
•
08 Jul 2022

Operasi militer Israel di Gaza makin meluas
Indonesia
•
06 Aug 2025

Korban perbudakan seks PD II di Filipina desak Jepang akui kejahatan perangnya
Indonesia
•
01 Feb 2023


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
