
Korban tewas gempa dahsyat Venezuela naik jadi 920 orang, 50.000 masih hilang

Foto seorang anak perempuan dalam bingkai terlihat di antara puing-puing di Negara Bagian La Guaira, Venezuela, pada 25 Juni 2026. (Xinhua/Marcos Salgado)
Caracas, Venezuela (Xinhua/Indonesia Window) – Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6) telah bertambah menjadi 920 orang, demikian disampaikan Presiden Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez pada Jumat (26/6).
Sementara itu, sekitar 50.000 orang masih dinyatakan hilang. Sebuah situs jejaring yang dibuat untuk menampung laporan mengenai orang-orang yang masih belum ditemukan telah menerima lebih dari 50.000 laporan hingga Jumat siang.
Venezuela pada Rabu diguncang dua gempa bumi beruntun bermagnitudo 7,2 dan 7,5. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan luas di Negara Bagian La Guaira, yang terletak di wilayah utara-tengah negara itu, serta menimbulkan kerusakan parah di kawasan metropolitan Caracas.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Bendera China kembali dikibarkan di kedutaannya di Nauru setelah hampir 19 tahun
Indonesia
•
29 Jan 2024

Mantan PM Lebanon didakwa dalam penyelidikan insiden ledakan pelabuhan Beirut
Indonesia
•
25 Jan 2023

China: Laporan IAEA bukan "lampu hijau" bagi pembuangan air limbah nuklir Jepang
Indonesia
•
06 Jul 2023

Pasukan militer Meksiko tewaskan pemimpin kartel ‘El Mencho’ di Meksiko barat
Indonesia
•
23 Feb 2026


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
