
Kosmonaut Rusia uji coba ‘printer’ 3D di orbit luar angkasa

Kosmonaut Roscosmos, Sergey Prokopyev, melakukan uji cetak menggunakan printer 3D pada 28 November 2022, di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). (TASS/OANA)
Uji coba printer 3D di luar angkasa telah dilakukan oleh kosmonaut Roscosmos, Sergey Prokopyev, di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Jakarta (Indonesia Window) – Kosmonaut Roscosmos, Sergey Prokopyev, melakukan uji cetak menggunakan printer 3D pada 28 November lalu di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), kata rekannya, koresponden khusus TASS, Dmitry Petelin.Prokopyev mencoba mencetak bagian mekanis menggunakan filamen (kabel printer) yang dikirimkan oleh pesawat ruang angkasa kargo transportasi Progress MS-21 pada bulan Oktober. Model bagian mekanis dikirim oleh spesialis dari Bumi.Pesawat ruang angkasa Progress MS-20 membawa printer 3D ke ISS untuk eksperimen pada bulan Juni. Kosmonot Oleg Artemyev adalah orang pertama yang mencoba mesin tersebut dalam kondisi gravitasi nol.Tujuan uji coba printer 3D itu adalah mengembangkan teknologi aditif untuk membuat berbagai jenis produk dari bahan polimer di luar angkasa. Di masa depan, pengetahuan semacam itu akan memungkinkan awak di pos terdepan orbit dekat Bumi untuk membuat suku cadang dan alat yang diperlukan di lokasi, tanpa menunggu pengirimannya.Pada 17 November 2021, TASS dan Roscosmos menandatangani nota kerja sama pembukaan biro agensi di ISS. Kosmonot Alexander Misurkin adalah koresponden khusus pertama untuk TASS. Penerbangannya berlangsung selama 12 hari. Kosmonaut Oleg Artemyev menggantikannya setelah itu.Sekarang, Dmitry Petelin mengirimkan kontribusinya dari ISS untuk umpan berita TASS.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Putin sebut Rusia sedang tingkatkan kemampuan dalam pembangunan kapal pemecah es bertenaga nuklir
Indonesia
•
25 Jan 2026

NASA dan ISRO akan luncurkan bersama satelit pengamatan Bumi pada akhir Juli
Indonesia
•
23 Jul 2025

Eksoskeleton robotik bantu aktivitas pendakian gunung dan perawatan lansia
Indonesia
•
13 Feb 2025

Ilmuwan Rusia kembangkan perangkat lunak yang manfaatkan panas buangan panel surya untuk desalinasi
Indonesia
•
29 Nov 2025


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
