
Laboratorium eksplorasi ‘deep space’ China bidik talenta terbaik di seluruh dunia

Foto yang dirilis pada 11 Juni 2021 oleh Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) ini menunjukkan swafoto wahana penjelajah Mars pertama China, Zhurong, bersama platform pendaratannya. (Xinhua/CNSA)
Laboratorium eksplorasi deep space China, yang mulai beroperasi pada Juni tahun ini, merekrut talenta-talenta terbaik dari seluruh dunia, dengan hampir 100 posisi tersedia bagi ilmuwan strategis, talenta tulang punggung, serta talenta muda dari China dan luar negeri.
Beijing, China (Xinhua) – Laboratorium eksplorasi deep space (luar angkasa) China, yang mulai beroperasi pada Juni tahun ini, merekrut talenta-talenta terbaik dari seluruh dunia, menurut Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) pada Senin (5/12).Hampir 100 posisi tersedia bagi ilmuwan strategis, talenta tulang punggung, serta talenta muda dari China dan luar negeri.Didirikan bersama oleh CNSA, Provinsi Anhui, serta Universitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China, laboratorium tersebut berkantor pusat di Hefei, ibu kota Anhui, dan memiliki cabang di Beijing. Sejak didirikan, laboratorium itu telah melakukan penelitian ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang berfokus pada proyek-proyek nasional utama dalam eksplorasi deep space.Eksplorasi luar angkasa dalam adalah cabang astronomi, astronautika, dan teknologi luar angkasa yang terlibat dalam penjelajahan wilayah jauh di luar angkasa. Namun, ada sedikit konsensus tentang arti 'jauh'. Dalam beberapa konteks, kata ini merujuk ke ruang antarbintang.Laboratorium tersebut bertujuan untuk mempromosikan pengembangan jangka panjang eksplorasi luar angkasa dalam terkait Bulan, planet, asteroid, dan tepi tata surya.Zhang Kejian, kepala CNSA, sebelumnya mengatakan bahwa berbagai upaya harus dilakukan untuk membangun pola baru kerja sama global dan domestik, menciptakan platform inovasi internasional, dan memperluas mitra eksplorasi luar angkasa China.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China dirikan lembaga penelitian kedokteran pertama di negara itu yang didukung komputasi kuantum
Indonesia
•
10 Dec 2024

Pusat cuaca antariksa China ramalkan badai geomagnetik kuat bakal hantam Bumi
Indonesia
•
11 Oct 2024

Konstelasi satelit Beijing-3C tangkap citra pertamanya
Indonesia
•
23 May 2024

Presidensi G20 berkomitmen tingkatkan luasan terumbu karang 10 persen
Indonesia
•
18 Nov 2020


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
