
Israel makin batasi gerak kemanusiaan di Gaza

Pengungsi Palestina terlihat mengambil air di kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara pada 10 April 2025. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Langkah-langkah pembatasan Israel di Gaza menargetkan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), termasuk penolakan perpanjangan visa bagi seorang pejabat senior OCHA dan pembatasan visa selama sebulan bagi staf internasional badan tersebut.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Duta Besar Israel untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Danny Danon pada Rabu (23/7) mengumumkan langkah-langkah pembatasan yang menargetkan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), termasuk penolakan perpanjangan visa bagi seorang pejabat senior OCHA dan pembatasan visa selama sebulan bagi staf internasional badan tersebut.OCHA merespons bahwa pengurangan staf dapat menghambat "upaya yang sudah sangat terbatas.""Hari ini, saya mengumumkan bahwa Israel akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa apa yang selama ini terjadi dengan OCHA tidak akan berlanjut," kata Danon dalam sebuah debat terbuka Dewan Keamanan PBB. "Israel tidak akan lagi memberikan visa secara otomatis kepada staf internasional OCHA. Kini, visa akan dibatasi hanya untuk jangka waktu satu bulan."Jonathan Whittall, kepala kantor OCHA untuk wilayah Palestina yang diduduki, tidak akan mendapatkan perpanjangan visa dan akan meninggalkan Israel paling lambat 29 Juli, ujar Danon.Perwakilan tetap Israel di PBB itu mengeklaim bahwa Whittall "secara konsisten dan terang-terangan menunjukkan bias dan agendanya terhadap Negara Israel."Danon mengatakan ratusan karyawan OCHA sedang menjalani pemeriksaan keamanan oleh Israel, dan izin bagi sejumlah karyawan penting tidak akan diperpanjang.Merespons pengumuman tersebut, juru bicara OCHA Eri Kaneko mengatakan, "Setiap pengurangan staf kami akan menghambat upaya kami yang sudah terbatas untuk menjangkau warga sipil di seluruh Gaza, yang sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan untuk menyelamatkan nyawa."Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pakar serukan kerja sama internasional perangi influenza dalam Konferensi Influenza Dunia 2024
Indonesia
•
09 Jul 2024

Feature – Rumah tahan gempa lindungi para penggembala di Xinjiang saat gempa mengguncang
Indonesia
•
26 Jan 2024

Jerman catat musim panas dengan durasi paparan sinar matahari terlama sejak 1951
Indonesia
•
31 Aug 2022

Belanda selidiki Roblox karena potensi risiko bagi anak di bawah umur
Indonesia
•
31 Jan 2026


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
