
Media sebut persalinan kian mematikan di AS

Seorang anak menerbangkan layang-layang dalam sebuah festival layang-layang di Austin, Texas, Amerika Serikat, pada 3 April 2022. (Xinhua/Bo Lee)
Layanan kesehatan ibu hamil semakin menyedihkan di Amerika Serikat, 21 kematian per 100.000 kelahiran tercatat di negara itu.
New York City, AS (Xinhua) – Amerika Serikat (AS) memiliki rekam jejak yang memalukan dalam hal kesehatan ibu, dan sebuah laporan baru dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) menunjukkan bahwa kondisi tersebut semakin memburuk, demikian dilansir The Washington Post pada awal pekan ini.Selama dua dekade terakhir, sebagian besar dunia membuat kemajuan yang stabil dalam menurunkan angka kematian selama proses persalinan atau tak lama setelah persalinan, tetapi AS bergerak ke arah yang salah, kata laporan The Washington Post.Menurut WHO, kesehatan ibu meningkat di sebagian besar negara antara tahun 2000 hingga 2015, meski kemajuannya mulai melandai, dan di beberapa tempat mengalami kemunduran, antara tahun 2015 hingga 2020. AS termasuk di antara hanya 23 negara yang mencatatkan peningkatan angka rata-rata kematian ibu selama dua dekade tersebut.Pada 2020, hampir semua negara kaya lainnya mencatatkan angka kematian per 100.000 kelahiran turun jauh di bawah 10, sementara AS melaporkan kenaikan hampir 78 persen menjadi 21 kematian per 100.000 kelahiran. Namun, data tidak mengejutkan siapa pun mengingat kondisi layanan kesehatan bagi ibu hamil yang menyedihkan di AS, menurut laporan tersebut."Namun, Amerika Serikat tidak melakukan apa pun untuk mengatasi aib nasional ini. Dan upaya-upaya untuk melarang aborsi hanya akan memperburuk keadaan," tambah laporan itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Wanita dihukum 2 tahun penjara karena paksa ibunya terendam di bak mandi air panas
Indonesia
•
15 Dec 2022

Rata-rata angka harapan hidup di China capai 79 tahun pada 2024
Indonesia
•
10 Mar 2025

Perpustakaan Nasional China rilis basis data buku-buku kuno
Indonesia
•
09 Feb 2023

Rencana Jepang buang sampah Nuklir ke Laut China Selatan langgar HAM
Indonesia
•
25 Feb 2023


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
