
Penolakan visa pelajar internasional di Australia meningkat

Bendera nasional Australia terlihat digantung di sebuah helikopter yang melintas di atas Sydney Harbour dalam perayaan Australia Day di Sydney, Australia, pada 26 Januari 2024. (Xinhua/Zhang Shuhui)
Penolakan visa pelajar internasional di Australia meningkat, dengan data terbaru menunjukkan angka pengajuan visa jenis ini turun dari 86 persen pada tahun fiskal 2022-2023 dan 91,5 persen pada tahun fiskal 2021-2022.
Canberra, Australia (Xinhua) – Menurut data terbaru pemerintah Australia, sebanyak 80,9 persen dari total pengajuan visa pelajar internasional dalam enam bulan hingga Desember 2023 telah disetujui. Angka ini turun dari 86 persen pada tahun fiskal 2022-2023 dan 91,5 persen pada tahun fiskal 2021-2022.Ini menandai tingkat persetujuan terendah sejak periode 2005-2006.Penurunan ini terjadi seiring dengan dikeluarkannya strategi migrasi baru pemerintah pada Desember tahun lalu, yang menekankan pada pengawasan yang lebih ketat terhadap para pemohon visa pelajar guna mengakhiri eksploitasi sistem imigrasi.
Foto yang diabadikan pada 8 Januari 2024 ini menunjukkan pemandangan Jembatan Pelabuhan Sydney (Sydney Harbour Bridge) dan daerah perkotaan di sekitarnya saat matahari terbenam di Sydney, Australia. (Xinhua/Ma Ping)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Depopulasi parah landa kota-kota kecil di Spanyol
Indonesia
•
29 Aug 2024

Beijing akan berikan vaksin HPV gratis kepada anak perempuan kelas tujuh
Indonesia
•
14 Mar 2025

COVID-19 – Dua pertiga orang dewasa AS enggan disuntik ‘booster’
Indonesia
•
01 Oct 2022

Arab Saudi catat kenaikan 15 persen perekrutan pekerja rumah tangga
Indonesia
•
12 Feb 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
