
Mata Air Gurun di China capai tingkat air tertinggi dalam 20 tahun

Para wisatawan mengunjungi objek wisata Gunung Mingsha dan Mata Air Bulan Sabit di Kota Dunhuang, Provinsi Gansu, China barat laut, pada 31 Mei 2025. (Xinhua/Zhang Xiaoliang)
Mata Air Bulan Sabit, oasis gurun yang terkenal di Provinsi Gansu, China barat laut, kini memiliki kedalaman 3,8 meter dan luas 2,12 hektare, sebuah pemulihan dramatis dibandingkan akhir 1990-an, ketika rata-rata tingkat air turun di bawah 1 meter dan luas permukaannya berkurang menjadi hanya 0,17 hektare.
Lanzhou, China (Xinhua/Indonesia Window) – Mata Air Bulan Sabit, oasis gurun yang terkenal di Provinsi Gansu, China barat laut, mencatatkan tingkat air tertinggi dan luas permukaan air terbesar dalam kurun waktu lebih dari 20 tahun, menandakan kemenangan besar dalam upaya pemulihan ekologi.Menurut laporan dari Institut Pemantauan Lingkungan Geologi Provinsi Gansu yang dirilis pada Rabu (30/7), oasis berbentuk bulan sabit ini kini memiliki kedalaman 3,8 meter dan luas 2,12 hektare, sebuah pemulihan dramatis dibandingkan akhir 1990-an, ketika rata-rata tingkat air turun di bawah 1 meter dan luas permukaannya berkurang menjadi hanya 0,17 hektare.Terletak di antara bukit pasir tinggi Gunung Mingsha di Dunhuang, pusat Jalur Sutra kuno yang penting, Mata Air Bulan Sabit dipuji sebagai keajaiban alam selama setidaknya 2.000 tahun, tempat pasir yang bergeser dan air jernih saling berdampingan dalam keseimbangan harmonis, menurut catatan sejarah.Sumber mata air yang indah ini tidak hanya memukau pengunjung tetapi juga menopang ekosistem gurun yang rapuh di Dunhuang, dengan air tanah dari sungai terdekat meresap melalui pasir yang berpori untuk mengimbangi penguapan.
Foto yang diabadikan pada 1 Juni 2025 ini menunjukkan pemandangan Mata Air Bulan Sabit di Kota Dunhuang, Provinsi Gansu, China barat laut. (Xinhua/Zhang Wenjing)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Penelitian ungkap Dataran Tinggi Qinghai-Xizang jadi lebih hangat, lebih basah, dan lebih hijau
Indonesia
•
20 Aug 2024

Tingkat polusi udara yang tidak sehat kembali hantui Bangkok
Indonesia
•
26 Oct 2023

Studi baru ungkap dinamika ‘permafrost’ dan dampak iklim di padang rumput alpin
Indonesia
•
12 Jun 2024

‘Bahan kimia abadi’ terdeteksi di dalam darah lebih dari 85 persen warga Australia
Indonesia
•
28 May 2025


Berita Terbaru

Peneliti China kembangkan baterai lithium-sulfur baru untuk bantu ‘drone’ terbang lebih jauh
Indonesia
•
12 May 2026

Aplikasi AI Libra dukung aktivitas korporasi dan bisnis
Indonesia
•
12 May 2026

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026
