
Mata pelajaran bahasa Mandarin kian populer di Timur Jauh Rusia

Para siswa yang mempelajari bahasa Mandarin membacakan puisi China "Ode untuk Angsa" (An Ode to the Goose) di Vladivostok, Rusia, pada 1 Desember 2022. (Xinhua/Guo Feizhou)
Bahasa Mandarin di Rusia merupakan bahasa asing terpopuler kedua, setelah bahasa Inggris, yang diburu pasar kerja, terutama dalam pekerjaan yang terkait dengan perdagangan, pengadaan, penerjemahan, dan penjualan, lapor situs jejaring pencari kerja Rusia SuperJob.
Vladivostok, Rusia (Xinhua) – Bahasa Mandarin kian populer di Timur Jauh Rusia saat semakin banyak kaum muda Rusia mengambil mata pelajaran bahasa Mandarin, ujar Liu Congying, direktur Institut Konfusius Universitas Federal Timur Jauh Rusia."Permintaan untuk talenta bahasa Mandarin tumbuh dengan cepat di bidang ekonomi, ilmu pengetahuan, dan teknologi," kata Liu dalam sebuah acara mengenai pembelajaran bahasa Mandarin pada Kamis (1/12), seraya menyoroti ada peningkatan 50 persen dalam hal jumlah siswa yang terdaftar di Institut Konfusius tersebut pada November dari tahun lalu.Surat kabar pekanan Rusia, Argumen dan Fakta (Argumenty i Fakty), memprediksi bahwa permintaan untuk talenta bahasa Mandarin di Rusia akan melonjak 55 persen pada 2022.Bahasa Mandarin merupakan bahasa asing terpopuler kedua, setelah bahasa Inggris, yang diburu pasar kerja, terutama dalam pekerjaan yang terkait dengan perdagangan, pengadaan, penerjemahan, dan penjualan, lapor situs jejaring pencari kerja Rusia SuperJob.Peningkatan permintaan untuk talenta yang mahir berbahasa Mandarin juga telah diamati dalam hubungan ekonomi dan budaya yang lebih erat antara Rusia dan China.Dalam delapan bulan pertama 2022, nilai perdagangan dua arah antara daerah-daerah di Timur Jauh Rusia dan China meningkat hingga 45,5 persen menjadi 12 miliar dolar AS. Nilai perdagangan antara Primorsky Krai, yang beribu kota Vladivostok, dan China meningkat 31 persen menjadi lebih dari 5 miliar dolar AS pada tiga kuartal pertama 2022.Meningkatnya permintaan tenaga kerja yang menguasai bahasa Mandarin juga mendorong naik jumlah mahasiswa universitas yang terdaftar dalam kelas-kelas bahasa Mandarin. Sebagai contoh, lebih dari 1.300 mahasiswa mengambil kuliah bahasa Mandarin pada 2022, dibandingkan dengan sekitar 700 mahasiswa pada 2019, di Universitas Federal Timur Jauh di Vladivostok.Liu menyampaikan bahwa Institut Konfusius tersebut telah melatih total lebih dari 20.000 mahasiswa Rusia sejak didirikan lebih dari 20 tahun silam.*1 dolar AS = 15.617 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Cendekiawan dan tokoh agama Islam dunia kunjungi Xinjiang, China
Indonesia
•
15 Jan 2023

PBB: Kampanye vaksinasi polio akan dilanjutkan di Gaza utara
Indonesia
•
03 Nov 2024

Kiprah jurnalis Muslim di era digital (1/3 tulisan)
Indonesia
•
11 Jan 2021

COVID-19 – Menteri Kesehatan UEA dapat suntikan dosis pertama vaksin
Indonesia
•
21 Sep 2020


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
