
Menara bersejarah di Benteng Salahuddin Al-Ayyubi Mesir dibuka untuk umum usai restorasi

Foto menunjukkan pemandangan Benteng Salahuddin Al-Ayyubi di Kairo, Mesir, pada 14 Oktober 2021. (Xinhua/Sui Xiankai)
Menara Ramla memiliki tinggi 20,8 meter, dan Menara Al-Haddad merupakan salah satu menara terbesar di benteng itu, yang dibangun oleh Salahuddin Al-Ayyubi pada tahun 1176 dan menjadi pusat kekuasaan sebagian besar penguasa Mesir selama 700 tahun.
Kairo, Mesir (Xinhua) – Dua menara di Benteng Salahuddin Al-Ayyubi, salah satu landmark paling terkenal di Kairo, dibuka untuk umum pada Ahad (18/2) usai direnovasi.Menteri Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir Ahmed Issa mengatakan pada upacara peresmian bahwa pembukaan menara Ramla dan Al-Haddad, bersama dengan sejumlah objek menarik lain yang baru dibuka, akan memperpanjang durasi tur di benteng tersebut dari satu jam menjadi tiga jam dan berkontribusi dalam meningkatkan jumlah malam yang dihabiskan oleh para pengunjung di Kairo sebanyak satu malam, menurut sebuah pernyataan yang dirilis oleh Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Mesir.Mustafa Waziri, Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Kepurbakalaan Mesir, mengatakan bahwa kedua menara tersebut akan ditambahkan ke dalam rencana perjalanan benteng dan pengunjung dapat mengaksesnya dengan tiket masuk benteng.Dia mengatakan bahwa pekerjaan restorasi meliputi pembersihan dan penggantian batu, perawatan tangga dan lantai batu, pembangunan tembok untuk keamanan dan perlindungan tempat suci.Menara Ramla memiliki tinggi 20,8 meter, dan Menara Al-Haddad merupakan salah satu menara terbesar di benteng itu, yang dibangun oleh Salahuddin Al-Ayyubi pada tahun 1176 dan menjadi pusat kekuasaan sebagian besar penguasa Mesir selama 700 tahun.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Media sebut kampus-kampus di AS bersiap hadapi kemungkinan kembalinya unjuk rasa antiperang
Indonesia
•
28 Aug 2024

Penjara di AS laporkan lonjakan kasus kematian dalam tahanan
Indonesia
•
28 Oct 2022

Scheer Post: Kaum muda AS anggap kekerasan senjata api masalah nasional
Indonesia
•
18 Aug 2023

Kanada terima jumlah imigran terbesar sepanjang sejarah pada 2022
Indonesia
•
04 Jan 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
