Menlu Pakistan: Kerugian ekonomi akibat banjir lebih dari 30 miliar dolar AS

Seorang wanita yang terdampak banjir terlihat bersama anaknya di sebuah tenda darurat di pinggiran Hyderabad, Pakistan, pada 18 September 2022. (Xinhua/Str)
Kerugian ekonomi Pakistan akibat banjir yang melanda negara ini pada 2022, mencapai lebih dari 30 miliar dolar AS, atau 10 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) negara Asia Selatan itu.
Islamabad, Pakistan (Xinhua) – Pakistan mengalami kerugian ekonomi lebih dari 30 miliar dolar AS karena bencana banjir tahun ini, mencapai 10 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) negara itu, demikian disampaikan Menteri Perencanaan, Pembangunan, dan Inisiatif Khusus Pakistan Ahsan Iqbal pada Senin (5/12)."Pakistan adalah negara yang paling rentan menghadapi perubahan iklim. Kerusakan dan kerugian akibat banjir merupakan beban tambahan bagi ekonomi Pakistan, yang sudah kesulitan untuk bertahan," kata Iqbal dalam pidatonya pada sebuah upacara di Pusat Tanggap Banjir Nasional di Islamabad.
Sejumlah warga yang terdampak banjir mengungsi dari daerah yang dilanda banjir di Distrik Tando Allahyar di Provinsi Sindh, Pakistan selatan, pada 25 Agustus 2022. (Xinhua/Str)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Indonesia targetkan peningkatan ekspor produk makanan, minuman, dan pertanian ke pasar Asia
Indonesia
•
20 May 2025

RCEP dan BRI dongkrak perkembangan sosial-ekonomi dan perdagangan Kamboja
Indonesia
•
07 Jan 2023

WTO tentang pengecualian keamanan AS untuk proteksionis (Bagian 1 dari 2)
Indonesia
•
30 Jan 2023

Badai Laura pengaruhi harga minyak mentah Indonesia jadi 41,63 dolar AS per barel pada Agustus
Indonesia
•
05 Sep 2020
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
