Dewan UE dan Parlemen Eropa capai kesepakatan soal reformasi kebijakan migrasi

Foto yang diabadikan pada 21 November 2023 ini memperlihatkan para migran di sebuah pusat penerimaan migran di pulau paling selatan Italia, Lampedusa.
Migran ilegal di UE akan diperiksa, data biometrik mereka akan diambil, dan tujuan mereka akan ditentukan melalui seperangkat aturan UE.
Brussel, Belgia (Xinhua) – Dewan Uni Eropa (UE) dan Parlemen Eropa pada Rabu (20/12) mencapai kesepakatan sementara yang akan secara menyeluruh mereformasi kebijakan suaka dan migrasi di blok tersebut, yang memecah kebuntuan selama bertahun-tahun dalam masalah ini."Reformasi ini merupakan bagian penting dari penyelesaian masalah ini," ujar Menteri Dalam Negeri Spanyol Fernando Grande-Marlaska Gomez, yang negaranya saat ini memegang kepresidenan bergilir Dewan UE."Warga di seluruh UE ingin pemerintah mereka mengatasi masalah migrasi dan hari ini adalah langkah besar ke arah ini," imbuhnya.Di bawah kesepakatan tersebut, para migran ilegal yang tiba di UE akan diperiksa, data biometrik mereka akan diambil, dan tujuan mereka akan ditentukan melalui seperangkat aturan UE.
Foto yang diabadikan pada 15 November 2023 ini memperlihatkan bagian dari gedung Komisi Eropa di Brussel, Belgia. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Rusia hentikan kontrak pasokan gas ke Belanda, Denmark dan Jerman
Indonesia
•
01 Jun 2022

Inggris tangguhkan negosiasi perdagangan dengan Israel terkait blokade bantuan Gaza
Indonesia
•
21 May 2025

China sambut baik sanggahan menlu Sri Lanka atas narasi ‘perangkap utang China’
Indonesia
•
29 Nov 2022

Diplomat China: China dan Rusia dorong multipolaritas dunia dan demokrasi yang lebih besar
Indonesia
•
14 Jul 2023
Berita Terbaru

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026

Badan Pangan PBB akan hentikan operasi di wilayah Yaman yang dikuasai Houthi, akhiri kontrak 360 pegawai
Indonesia
•
29 Jan 2026

Swedia luncurkan program baru untuk tekan kekerasan laki-laki terhadap perempuan
Indonesia
•
29 Jan 2026
