
China rencanakan misi Tianwen-2 untuk pengambilan sampel asteroid

Petugas teknis bekerja di Pusat Kendali Antariksa Beijing (Beijing Aerospace Control Center/BACC) di Beijing, ibu kota China, pada 15 Mei 2021.(Xinhua/Jin Liwang)
Misi Tianwen-2 China yang telah dijadwalkan akan membawa sampel dari asteroid bernama 2016 HO3, kembali ke Bumi, kemudian kembali bertolak ke komet sabuk utama 311P.
Beijing, China (Xinhua) – China berencana untuk meluncurkan misi antarplanet baru yang menyasar sebuah asteroid kecil di dekat Bumi, ungkap badan antariksa negara itu.Misi Tianwen-2 yang telah dijadwalkan tersebut akan membawa sampel dari asteroid bernama 2016 HO3, kembali ke Bumi, kemudian kembali bertolak ke komet sabuk utama 311P.Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) mengungkapkan rencana tersebut dalam sebuah pemberitahuan pada Kamis (2/3), menyampaikan bahwa misi tersebut telah memperoleh persetujuan resmi, dan para ilmuwan juga akan menggelar seminar akademik tentang eksplorasi ilmiah Tianwen-2 serta teknologi pemrosesan datanya pada April.
Foto yang dirilis pada 1 Januari 2022 oleh Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) ini menunjukkan pengorbit Tianwen-1 dari jarak dekat. (Xinhua/CNSA)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Konferensi Robot Dunia 2023 akan digelar di Beijing
Indonesia
•
06 Jul 2023

NASA akan bentuk tim ilmiah untuk pelajari UFO
Indonesia
•
10 Jun 2022

China luncurkan mesin pengebor terowongan buatan dalam negeri dengan diameter terbesar
Indonesia
•
02 Nov 2024

Ilmuwan Rusia temukan cara percepat pengisian mobil listrik
Indonesia
•
17 Dec 2021


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
