China luncurkan mesin pengebor terowongan buatan dalam negeri dengan diameter terbesar

Mesin pengebor terowongan buatan China dengan diameter terbesar diluncurkan dari lini produksi di Changsha, Provinsi Hunan, China tengah, pada 31 Oktober 2024. (Xinhua/Chen Zeguo)
Mesin bor terowongan yang dikembangkan secara mandiri oleh China berdiameter galian maksimum 16,64 meter, dan diperkirakan akan digunakan dalam pembangunan proyek pembuatan terowongan berskala besar di bawah Sungai Yangtze, yang ditujukan untuk membangun jalur jalan lintas sungai utama di bawah sungai terpanjang di negara itu, yang menghubungkan Kota Nantong dengan Kota Taicang di Provinsi Jiangsu, China timur.
Changsha, China (Xinhua/Indonesia Window) – Mesin bor terowongan yang dikembangkan secara mandiri oleh China dengan diameter terbesar diluncurkan dari lini produksi pada Kamis (31/10).Mesin tersebut, dengan diameter galian maksimum 16,64 meter, diproduksi di Changsha, ibu kota Provinsi Hunan, China tengah.Dikembangkan bersama oleh China Railway Construction Heavy Industry Co., Ltd. (CRCHI) dan China Railway 14th Bureau Group Co., Ltd., mesin tersebut memiliki panjang 145 meter dan berat sekitar 5.000 ton. Diameter pemotong melingkarnya setara dengan bangunan lima atau enam lantai.Menurut Zhao Hui, kepala CRCHI, produksi mesin bor terowongan tersebut menandai terobosan dalam pengembangan dan industrialisasi mesin bor terowongan berdiameter superbesar domestik kelas 16 meter.Mesin baru ini diperkirakan akan digunakan dalam pembangunan proyek pembuatan terowongan berskala besar di bawah Sungai Yangtze, yang ditujukan untuk membangun jalur jalan lintas sungai utama di bawah sungai terpanjang di negara itu, yang menghubungkan Kota Nantong dengan Kota Taicang di Provinsi Jiangsu, China timur.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Peneliti Indonesia eksplorasi mikroorganisme lokal untuk tingkatkan kualitas fermentasi biji kopi
Indonesia
•
21 Jul 2024

Peneliti China kembangkan robot 4D dengan persepsi sentuhan
Indonesia
•
01 Oct 2021

Penelitian di Australia temukan pendekatan baru untuk obati kanker agresif
Indonesia
•
22 Nov 2025

Penelitian ungkap olahraga 30 menit dapat tingkatkan jumlah sel pembunuh kanker
Indonesia
•
08 Jul 2024
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
