
Israel terima kiriman bom berat AS pascapencabutan larangan pengiriman

Orang-orang terlihat di lokasi serangan Israel di sebuah kamp pengungsi yang berada di Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 27 Mei 2024. (Xinhua/Khaled Omar)
MK-84 merupakan bom tanpa pemandu seberat 907 kilogram yang mampu menembus target-target yang diperkuat dan menyebabkan kerusakan ekstensif dengan daya ledaknya yang besar.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Israel telah menerima pengiriman bom berat MK-84 setelah Amerika Serikat (AS) baru-baru ini mencabut larangan sementara atas pengirimannya, ungkap Kementerian Pertahanan Israel pada Ahad (16/2).MK-84 merupakan bom tanpa pemandu seberat 907 kilogram yang mampu menembus target-target yang diperkuat dan menyebabkan kerusakan ekstensif dengan daya ledaknya yang besar.Pengiriman amunisi ini tiba di pelabuhan Ashdod, Israel, pada Sabtu (15/2) malam waktu setempat dan "diterima dan (muatannya) dibongkar dalam semalam," kata juru bicara kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.Rekaman video yang dirilis oleh kementerian itu menunjukkan sejumlah kontainer pengiriman dimuat ke dalam puluhan truk, yang menurut kementerian tersebut akan mengangkutnya ke pangkalan-pangkalan Angkatan Udara Israel.
Pasukan Israel terlihat di dekat perbatasan dengan Jalur Gaza di Israel selatan pada 2 Juli 2024. (Xinhua/Jamal Awad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Pembelian alkohol di Rusia meningkat selama pandemik COVID-19
Indonesia
•
02 Apr 2020

Israel tetapkan syarat untuk kesepakatan gencatan senjata Gaza tahap berikutnya
Indonesia
•
05 Mar 2025

Menhan Kamboja serukan upaya kolektif atasi tantangan keamanan di ASEAN
Indonesia
•
23 Nov 2022

Sanae Takaichi resmi terpilih sebagai PM Jepang
Indonesia
•
22 Oct 2025


Berita Terbaru

Negara-Negara UE sepakat jatuhkan sanksi terhadap pemukim Israel
Indonesia
•
12 May 2026

Ganggu penerbangan sipil, Israel minta pesawat militer AS tinggalkan bandara Ben Gurion
Indonesia
•
12 May 2026

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026
