
China luncurkan model AI untuk lindungi lahan pertanian berstandar tinggi

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan 'drone' pada 11 Oktober 2025 ini menunjukkan mesin pemanen beroperasi di sebuah ladang di Yangquan, Kota Changning, Provinsi Hunan, China tengah. (Xinhua/Zhou Xiuyuchun)
Model AI pertanian China mendiagnosis kesehatan tanah, memprediksi tren, dan secara mandiri membuat rencana manajemen, sehingga menawarkan manajemen penuh sepanjang siklus hidup untuk lahan pertanian berstandar tinggi.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China pada Jumat (5/12) meluncurkan model kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) besar pertamanya yang didedikasikan untuk memantau dan melindungi lahan pertanian, dan akan berfungsi sebagai alat digital baru untuk strategi nasional ‘menyimpan pangan melalui lahan dan teknologi’ (storing grain in the land and in technology).Dirilis oleh Institut Sumber Daya Pertanian dan Perencanaan Regional di bawah naungan Akademi Ilmu Pertanian China (Chinese Academy of Agricultural Sciences/CAAS) pada Hari Tanah Sedunia (World Soil Day), model tersebut bertujuan untuk meningkatkan manajemen lahan pertanian China dari pelestarian yang berfokus pada kuantitas menjadi peningkatan kualitas, sebuah tugas yang tidak lagi dapat ditangani secara efektif dengan pemantauan manual tradisional.Dikembangkan oleh sebuah tim yang dipimpin Tang Huajun, seorang akademisi dari Akademi Teknik China (Chinese Academy of Engineering), sistem itu mengintegrasikan model dasar pusat dengan ‘model vertikal’ khusus yang dirancang untuk tugas-tugas spesifik, seperti segmentasi lahan, klasifikasi tanaman, dan inspeksi kualitas teknik.Wu Wenbin, direktur jenderal Institut Sumber Daya Pertanian dan Perencanaan Regional CAAS, mengatakan bahwa model AI ini melampaui sekadar pengamatan pasif. Model itu dapat mendiagnosis kesehatan tanah, memprediksi tren, dan secara mandiri membuat rencana manajemen, sehingga menawarkan manajemen penuh sepanjang siklus hidup untuk lahan pertanian berstandar tinggi.Di seluruh China, terdapat lebih dari 66,7 juta hektare lahan pertanian berstandar tinggi, di mana kesuburan tanahnya terjaga dengan baik berkat kemajuan teknologi dan manajemen pertanian secara ilmiah.Dalam sebuah program percontohan di Kunshan, Provinsi Jiangsu, China timur, model tersebut berhasil menciptakan sistem sirkulasi tertutup (closed-loop) dengan menyesuaikan fertilisasi secara dinamis berdasarkan cuaca dan siklus pertumbuhan tanaman.Para pakar industri mengatakan bahwa peluncuran itu memberikan dorongan teknis untuk manajemen sumber daya pertanian yang berkelanjutan, peningkatan kualitas lahan subur, serta pengembangan lahan pertanian berkualitas tinggi di China.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

NASA luncurkan misi baru untuk survei seluruh air di Bumi
Indonesia
•
17 Dec 2022

China dan Sri Lanka berkolaborasi bangun laboratorium pertanian bersama
Indonesia
•
12 Apr 2024

Studi ungkap evolusi primata dipengaruhi gaya berburu menyergap
Indonesia
•
15 Sep 2022

Studi: Sel kanker dapat merusak DNA sendiri saat tumbuh, berpotensi jadi target terapi
Indonesia
•
22 Jan 2026


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
