
Lavrov: Rusia dan Mesir berharap negosiasi Palestina-Israel dihidupkan kembali

Sejumlah orang mengoperasikan ekskavator untuk menghancurkan sebuah rumah di Kota Hebron, Tepi Barat, pada 11 Januari 2023. (Xinhua/Mamoun Wazwaz)
Negosiasi Palestina dan Israel perlu dihidupkan kembali, dengan tujuan untuk menyelesaikan masalah status final utama dan membantu mencapai sebuah penyelesaian komprehensif berdasarkan kerangka hukum internasional yang diakui secara universal.
Moskow, Rusia (Xinhua) – Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov pada Selasa (31/1) mengatakan bahwa Rusia dan Mesir sepakat tentang pentingnya melanjutkan kembali negosiasi antara Palestina dan Israel."Kami sangat prihatin dengan kondisi negatif ... perkembangan situasi di zona konflik Palestina-Israel," kata Lavrov dalam konferensi pers dengan Menlu Mesir Sameh Shoukry di Moskow.Kedua belah pihak menegaskan perlunya menghidupkan kembali negosiasi antara Palestina dan Israel dengan cepat, kata Lavrov, seraya menambahkan bahwa pembicaraan semacam itu bertujuan untuk menyelesaikan masalah status final utama dan membantu mencapai sebuah penyelesaian komprehensif berdasarkan kerangka hukum internasional yang diakui secara universal.Lavrov menekankan pentingnya melanjutkan upaya di bawah payung kuartet internasional mediator Timur Tengah, menambahkan bahwa penting bagi kuartet tersebut, yang terdiri dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Rusia, Uni Eropa (UE), dan Amerika Serikat, untuk bekerja dalam koordinasi yang erat dengan negara-negara Arab mana pun.Namun, dia menyatakan bahwa saat ini tidak banyak kemajuan ke arah ini.Menlu Mesir juga menekankan pentingnya penyelesaian yang cepat, dan perlunya mengintensifkan berbagai upaya mediasi internasional, termasuk melalui upaya di bawah payung kuartet internasional.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Biden hapus pembatasan visa bagi warga Kyrgyzstan
Indonesia
•
22 Jan 2021

Putin sebut Rusia perbarui strategi di WTO di tengah sanksi Barat
Indonesia
•
21 Apr 2022

Sinyal dari AS kian perparah instabilitas pada pelayaran di Selat Hormuz
Indonesia
•
13 Apr 2026

Haji1441 - Saudi tetapkan denda pelanggaran izin haji 10.000 riyal
Indonesia
•
13 Jul 2020


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
