
Netanyahu bersikeras pertahankan pasukan di Gaza, tolak draf kesepakatan Trump

Sebuah kendaraan militer Israel terlihat di dekat perbatasan dengan Jalur Gaza di Israel selatan pada 23 Juni 2024. (Xinhua/Gil Cohen Magen)
Yerusalem (Al-Quds), Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada Selasa (4/8) mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menarik pasukan dari posisi mereka saat ini di Jalur Gaza hingga Hamas sepenuhnya dilucuti persenjatannya.
"Kami menginstruksikan para tentara Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) untuk melakukan segala yang diperlukan guna melindungi diri mereka sendiri, wilayah kami, dan warga negara kami," kata Netanyahu dalam sebuah video yang dirilis melalui media sosial.
Mengenai kesepakatan yang menurut Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Kamis (30/7) telah dicapai oleh apa yang disebut sebagai "Dewan Perdamaian" (Board of Peace) untuk "pelucutan senjata menyeluruh" terhadap Hamas dan kelompok-kelompok bersenjata lainnya di Gaza, Netanyahu mengatakan Gedung Putih "mengirimkan sebuah draf kepada kami", tetapi "kami tidak menyetujuinya."
"Itu bukan draf kami. Kami telah menyampaikan tanggapan kami," katanya.
Sehari setelah Trump mengumumkan kesepakatan tersebut, Hamas mengatakan telah menyetujui "versi terbaru peta jalan" untuk tahap kedua perjanjian gencatan senjata di Gaza setelah melalui sejumlah perundingan yang "intens", namun mensyaratkan pengaturan persenjataan dengan penghentian sepenuhnya "agresi", penarikan pasukan Israel dari wilayah kantong tersebut, dan kemajuan dalam proses rekonstruksi.
Sepanjang akhir pekan, berbagai serangan Israel dilaporkan menewaskan puluhan orang, termasuk anak-anak dan warga sipil lainnya. Insiden tersebut mendorong Qatar, Mesir, dan Turkiye, yang menjadi mediator dalam perundingan gencatan senjata di Gaza, menyampaikan pernyataan bersama yang mengecam serangan itu pada Senin (3/8).
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Trump ancam serang target bawah tanah Iran di Gunung Pickaxe, konflik disebutnya “perkara kecil”
Indonesia
•
06 Sep 2026

Ekonom sebut konflik Timur Tengah akan dorong kenaikan harga energi di seluruh Eropa
Indonesia
•
03 Mar 2026

Kanada umumkan bantuan militer baru untuk Ukraina
Indonesia
•
24 Jan 2024

COVID-19 – WHO: Jangan remehkan Omicron
Indonesia
•
15 Dec 2021


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
