
Israel intensifkan operasi militer terhadap Hamas dan Hizbullah

Sejumlah helikopter Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) terlihat di langit Israel utara, dekat perbatasan dengan Lebanon, pada 8 Januari 2024. (Xinhua/JINI/Ayal Margolin)
Operasi militer Israel di wilayah Khan Younis diperkirakan akan "meningkat dan berlanjut sampai pimpinan Hamas terdeteksi dan sandera Israel kembali ke rumah dengan selamat."
Yerusalem (Xinhua) – Baku tembak antara pasukan Israel dan Hizbullah semakin intensif pada Selasa (9/1) di perbatasan Israel-Lebanon, dengan Israel mengklaim telah membunuh dua komandan senior kelompok militan Lebanon tersebut.Juru Bicara Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) Daniel Hagari mengakui bahwa Israel berada di balik pembunuhan komandan Hizbullah Ali Hussein Barji di Lebanon sebelumnya pada Selasa yang sama, sehari setelah Israel membunuh Wissam Hassan Tawil, seorang komandan senior pasukan elite Hizbullah, Radwan.Dalam sebuah konferensi pers, Hagari mengatakan Barji, yang tewas dalam sebuah serangan udara, telah diidentifikasi sebagai komandan Unit Udara Hizbullah di Lebanon selatan sekaligus tokoh Hizbullah yang memimpin "puluhan" serangan drone terhadap Israel, termasuk serangan terhadap pangkalan militer Israel pada Selasa itu.IDF pada Selasa melancarkan beberapa serangan di Lebanon selatan, menewaskan tiga anggota Hizbullah yang, menurut Hagari, berusaha meluncurkan drone ke Israel. Sementara itu, di Israel utara, sirene serangan udara meraung-raung sepanjang hari hingga malam hari ketika roket dan drone tempur diluncurkan oleh Hizbullah. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan di pihak Israel.Konfrontasi antara Hizbullah dan Israel telah menewaskan 211 orang di pihak Lebanon, termasuk 154 anggota Hizbullah dan 35 warga sipil, menurut sejumlah narasumber keamanan Lebanon.
Orang-orang menghadiri pemakaman seorang anggota Hizbullah yang tewas dalam serangan udara Israel, di Kherbet Selem, Lebanon, pada 9 Januari 2024. (Xinhua/Ali Hashisho)
Asap mengepul pascaserangan udara Israel di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 3 Januari 2024. (Xinhua/Yasser Qudih)
Seorang pria berjalan di antara puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan Israel di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 4 Januari 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kabut asap diprediksi bertahan hingga 2027, Malaysia siapkan bantuan untuk Indonesia
Indonesia
•
23 Sep 2026

Pejabat China tekankan kerja sama maritim internasional
Indonesia
•
10 Nov 2023

Menlu China: IOMed fasilitasi penyelesaian sengketa internasional secara damai
Indonesia
•
17 Feb 2023

COP28 Dubai serukan percepatan respons iklim global
Indonesia
•
02 Dec 2023


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
