
China gelar eksperimen peningkatan salju buatan berbantuan ‘drone’ di Pegunungan Kunlun, Xinjiang

Foto yang diabadikan pada 20 Oktober 2024 ini menunjukkan pemandangan Pegunungan Kunlun seperti terlihat dari wilayah Akto, Prefektur Otonom Etnis Kirgiz Kizilsu, Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut. (Xinhua/Ding Lei)
Operasi peningkatan hujan (salju) buatan yang ilmiah dan efektif dapat mengisi kembali sumber daya air permukaan dan air tanah, sehingga memberikan jaminan yang lebih besar untuk irigasi pertanian, penggunaan air industri, dan pasokan air perumahan.
Urumqi, Daerah Otonom Uighur Xinjiang (Xinhua/Indonesia Window) – Untuk pertama kalinya, China menggunakan pesawat nirawak (drone) untuk melakukan eksperimen peningkatan salju buatan pada Jumat (10/1) di Pegunungan Kunlun di Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut, demikian dilansir China Science Daily.Area operasi berlokasi di ketinggian 3.500 meter, dengan kadar oksigen yang rendah menimbulkan tantangan bagi penyebaran katalis, ungkap Yan Jianchang, direktur pusat modifikasi cuaca Xinjiang.Untuk mengatasi kesulitan tersebut, drone dilengkapi dengan suar asap penambah air berdurasi sangat panjang, dan berhasil melakukan eksperimen penyalaan pembakaran penuh dari suar asap pada ketinggian 4.200 meter, sehingga melepaskan katalis, ujar Yan.Drone juga dilengkapi dengan sensor dan perangkat berpresisi tinggi yang memungkinkan pemosisian akurat, pemantauan waktu nyata (real-time), dan pengukuran presisi di area operasi. Semua fungsi ini diuji dalam eksperimen tersebut.Pusat modifikasi cuaca Xinjiang telah melakukan 23 pengamatan awan dan curah hujan serta eksperimen peningkatan hujan dan salju menggunakan drone berukuran besar dan sedang sejak awal 2024. Total durasi penerbangan mencapai 46 jam, dengan setiap operasi berlangsung lebih dari satu setengah jam. Pengalaman berharga yang diperoleh dari eksperimen awal ini meletakkan landasan yang kuat untuk keberhasilan eksperimen pertama di Pegunungan Kunlun.Pegunungan Kunlun berperan sebagai sumber air yang sangat penting di China barat. Operasi peningkatan hujan (salju) buatan yang ilmiah dan efektif dapat mengisi kembali sumber daya air permukaan dan air tanah, sehingga memberikan jaminan yang lebih besar untuk irigasi pertanian, penggunaan air industri, dan pasokan air perumahan.Selain itu, operasi semacam ini memiliki dampak ekologis yang positif, termasuk memperbaiki ekosistem gurun, meningkatkan cakupan vegetasi, dan meredam cuaca debu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Sel surya fleksibel dikembangkan untuk aplikasi PV
Indonesia
•
13 Jun 2023

Ahli: Erupsi Merapi selanjutnya diperkirakan semakin dekat
Indonesia
•
28 Oct 2020

Pesawat Y12F China kantongi sertifikat tipe dari EASA
Indonesia
•
19 Jul 2023

Karang terbesar di dunia ditemukan di Samudra Pasifik barat daya
Indonesia
•
16 Nov 2024


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
