Turkiye denda Google hampir 15 juta dolar AS terkait pencarian hotel

Balon-balon udara terlihat di Cappadocia, Nevsehir, Turkiye, pada 5 Mei 2024. (Xinhua/Mustafa Kaya)
Otoritas Persaingan Usaha Turkiye mendenda raksasa teknologi Amerika Serikat Google sebesar 482 juta lira Turkiye, atau sekitar 14,88 juta dolar AS, karena tidak mematuhi surat perintah pengadilan (injunction) yang berkaitan dengan permintaan pencarian hotel.
Ankara, Tukriye (Xinhua) – Otoritas Persaingan Usaha Turkiye mendenda raksasa teknologi Amerika Serikat Google sebesar 482 juta lira Turkiye, atau sekitar 14,88 juta dolar AS, pada Senin (10/6) karena tidak mematuhi surat perintah pengadilan (injunction) yang berkaitan dengan permintaan pencarian hotel.Dalam pernyataannya, badan pengawas tersebut mengatakan bahwa Google belum menerapkan "tindakan pencegahan yang disarankan terkait pencarian hotel," memblokir situs pencarian lokal yang bersaing di platformnya dan merusak persaingan yang sehat.Denda tersebut dijatuhkan setelah otoritas tersebut meluncurkan investigasi terhadap Google pada Maret lalu dan menjatuhkan denda harian sebesar 0,05 persen dari pendapatannya tahun 2023 yang dimulai pada pertengahan April hingga Google mematuhi injunction tersebut.Langkah itu mengikuti keputusan serupa yang diambil oleh badan pengawas tersebut pada Maret lalu, ketika pihaknya mengeluarkan injunction terhadap raksasa media sosial Meta, dengan mengacu pada potensi penyalahgunaan dominasi pada platform Threads dan Instagram.*1 lira Turkiye = 503 rupiah*1 dolar AS = 16.295 rupiahLaporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

10.000 jamaah asing tiba hari pertama pembukaan umroh tahap ketiga
Indonesia
•
01 Nov 2020

Xi: China berkomitmen bangun komunitas Asia-Pasifik dengan masa depan bersama (Bagian 1 dari 2)
Indonesia
•
18 Nov 2022

Arab Saudi tangguhkan penerbangan dari tujuh negara Afrika
Indonesia
•
27 Nov 2021

China terbitkan dokumen mengenai posisinya dalam konflik Palestina-Israel
Indonesia
•
30 Nov 2023
Berita Terbaru

Iran akan anggap setiap langkah militer AS sebagai tindakan perang
Indonesia
•
30 Jan 2026

Penyelidikan pidana federal AS terhadap Ketua The Fed Jerome Powell terus bergulir
Indonesia
•
30 Jan 2026

Nilai mata uang Iran anjlok ke level terendah dalam sejarah di tengah tekanan ekonomi
Indonesia
•
29 Jan 2026

Aktivis AS berencana gelar aksi protes kedua, tuntut agen federal hengkang dari Minnesota
Indonesia
•
29 Jan 2026
