Trump sebut Venezuela akan ekspor 30-50 juta barel minyak ke AS

Otoritas sementara di Venezuela

Ilustrasi. (Ben Wicks on Unsplash)

Otoritas sementara di Venezuela telah setuju untuk mengekspor antara 30 dan 50 juta barel minyak yang dikenai sanksi ke AS untuk dijual dengan harga pasar.

Jakarta (Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa (6/1) mengatakan bahwa otoritas sementara di Venezuela telah setuju untuk mengekspor antara 30-50 juta barel minyak yang dikenai sanksi ke AS untuk dijual dengan harga pasar.

"Saya senang mengumumkan bahwa Otoritas Sementara di Venezuela akan menyerahkan antara 30 dan 50 JUTA barel minyak berkualitas tinggi yang dikenai sanksi, kepada Amerika Serikat," kata Trump dalam sebuah pernyataan melalui perusahaan media sosialnya, Truth Social.

"Minyak ini akan dijual dengan harga pasarnya, dan uang itu akan dikendalikan oleh saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, untuk memastikan uang itu digunakan untuk kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat!" tambahnya.

Trump menambahkan bahwa Menteri Energi AS Chris Wright telah diminta untuk melaksanakan rencana tersebut "segera," dengan minyak tersebut akan diangkut dengan kapal penyimpanan langsung ke dermaga bongkar muat AS.

Pasukan AS melancarkan serangan udara besar-besaran pada Sabtu pagi (3/1) waktu setempat terhadap target di Venezuela utara, termasuk sistem pertahanan udara dan infrastruktur komunikasi, sementara pasukan operasi khusus melakukan penggerebekan di ibu kota Caracas untuk menangkap Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.

Pada sidang pertama dalam persidangan mereka atas tuduhan terkait narkoba dan senjata, baik Maduro maupun Flores menyatakan tidak bersalah atas tuduhan tersebut.

Pemerintahan Trump menggambarkan operasi ini sebagai bagian dari penegakan kembali Doktrin Monroe dan penindakan terhadap dugaan perdagangan narkoba dan korupsi, sekaligus secara eksplisit mengaitkannya dengan pengamanan pengaruh AS atas cadangan minyak Venezuela yang sangat besar.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait