
Pabrik mobil terbang XPENG mulai dibangun di Guangdong, China selatan

Foto rendering di atas menggambarkan mobil terbang modular 'Land Aircraft Carrier' dari XPENG AEROHT, yang terafiliasi dengan produsen kendaraan listrik XPENG. (Xinhua/XPENG AEROHT)
Pabrik perintis untuk memproduksi mobil terbang mulai dibangun di Guangzhou, ibu kota Provinsi Guangdong, China selatan.
Guangzhou, China (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah pabrik perintis untuk memproduksi mobil terbang mulai dibangun di Guangzhou, ibu kota Provinsi Guangdong, China selatan, pada Ahad (27/10).Dibangun oleh XPENG AEROHT, mobil terbang yang terafiliasi dengan produsen kendaraan listrik XPENG, basis manufaktur ini disebut-sebut sebagai "fasilitas produksi massal pertama di dunia untuk mobil terbang."Tahap pertama dari pabrik ini, yang mencakup area seluas 18 hektare, dikhususkan untuk memproduksi modul udara bagi mobil terbang modular "Land Aircraft Carrier", dengan kapasitas tahunan yang dirancang sebesar 10.000 unit, ungkap pihak perusahaan."Land Aircraft Carrier" tersebut, yang menyelesaikan uji terbang berawaknya pada September, dijadwalkan memulai masa prapenjualan pada akhir tahun ini, demikian menurut Zhao Deli, pendiri XPENG AEROHT.Guangzhou merupakan salah satu dari semakin banyak kota di China yang berniat memanfaatkan ekonomi ketinggian rendah (low-altitude economy) yang sedang berkembang. Distrik Huangpu menjadi rumah bagi lebih dari 50 perusahaan yang fokus bergerak di sektor ini, yang mencakup pengembangan, manufaktur, dan penerapan, ungkap otoritas setempat.Beijing, ibu kota China, juga berencana menampung lebih dari 5.000 perusahaan di bidang ekonomi ketinggian rendah pada 2027 dan memperluas skenario penerbangan ketinggian rendahnya, termasuk penyelamatan darurat dan layanan pengiriman ekspres.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Satelit China deteksi lebih dari 100 suar cahaya putih Matahari
Indonesia
•
08 May 2024

China publikasikan standar internasional pertama di dunia untuk data sel punca
Indonesia
•
02 Nov 2024

China rilis peta global pertama terkait amonia di atmosfer yang diamati oleh satelit Fengyun
Indonesia
•
12 Dec 2023

Spesies anggrek yang sempat hilang seabad ditemukan kembali
Indonesia
•
23 Jul 2025


Berita Terbaru

China sertifikasi ‘batch’ pertama pilot ‘airship’ buatan dalam negeri untuk layanan komersial
Indonesia
•
10 May 2026

Suhu permukaan laut ekstrapolar tertinggi kedua pada April
Indonesia
•
10 May 2026

Penelitian ungkap Selandia Baru diprediksi akan hadapi lonjakan tajam kasus kanker lambung
Indonesia
•
10 May 2026

Teknologi antarmuka otak-komputer bantu rehabilitasi pasien penyakit saraf
Indonesia
•
10 May 2026
